Sosial
Panen Melimpah, Desa Sumbergiri Surplus Padi
Ponjong,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Wilayah Kecamatan Ponjong merupakan salah satu wilayah di Gunungkidul yang selalu kaya dengan limpahan air. Maka tak heran jika wilayah tersebut merupakan ujung tombak pertanian di Gunungkidul. Saat ini, para petani di Desa Sumbergiri, Kecamatan Ponjong mengalami masa panen. Panen pada musim yang minim air hujan ini dirasa lebih baik lantaran tumbuhan banyak mendapatkan sinar matahari.
Ketua Poktan Sido Guyub, Lukito (65) mengatakan, saat ini ada sekitar 27 hektar lahan yang dikelola oleh petani dan telah memasuki musim panen. Adapun pada panen kali ini merupakan varitas padi Situbagendit, Mapan 05, dan IR 64.
“Hasil ubinan masing masing mencapai Situbagendit ubinan 9,7 Ton GKP/Ha, Mapan 05 ubinan 13,6 Ton GKP/Ha dan IR 64 ubinan 10,08 Ton GKP/Ha,” terang Lukito, Selasa (17/12/2019).
Ia memaparkan, jumlah panen tersebut tergolong melimpah. Namun sampai saat ini pihaknya belum menghitung secara total hasil panen yang diperoleh.
“Kami belum menghitung, jika diurutkan dengan poktan dengan bulak yang lain, ada 70 hektar di Sumbergiri (bulak Koripan dan bulak Gedaren) dan semuanya bisa panen 3 kali. Rata-rata jumlahnya sama,” terang dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengapresiasi atas hasil panen di Gedaren, Kecamatan Ponjong. Hal ini lantaran, pertanian di Sumbergiri mampu memproduksi padi dengan jumlah di atas rata-rata jika dibandingkan dengan lahan lainnya di Gunungkidul.
“Kita apresiasi karena di atas rata-rata produksi padi sawah Gunungkidul bahkan nasional. Hasil panen jika dihitung sangatlah mencukupi bahkan surplus jika dibanding dengan kebutuhan beras per penduduk Sumbergiri Ponjong,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, saat ini jumlah warga ada sekitar 5000 orang dan dalam satu tahun membutuhkan beras hingga 415 ton. Sedangkan hasil beras di wilayah tersebut mencaoai 1.300 ton beras.
Terpisah, Kabid Tanaman Pangan, Raharjo Yuwono mengatakan, sebagian lahan pertanian di wilayah Ponjong mampu panen hingga 3 kali lantaran banyaknya pasokan air. Hasil panen kali ini cukup melimpah lantaran air tercukupi dan sinar matahari lebih cukup sehingga proses fotosintesis.
“Pengaruh panjang penyinaran harian untuk fotosintesis didukung pupuk dan air yang cukup,” paparnya.
Selain di Ponjong, wilayah lain yang mampu panen saat musim seperti ini ialah wilayah Semin. Namun diakuinya ada beberapa wilayah yang nantinya mampu menghasilkan padi dan saat ini tengah didorong dengan sistem perpompaan.
“Wilayah lain yang kurang air namun ada sumbernya kita bantu dengan perpompaan. Ada 3 desa yakni Banaran ada 2 titik, Wukirsari, Baleharjo dan Plembon Kidul, Desa Logandeng,” beber dia.
-
Info Ringan7 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
