fbpx
Connect with us

Kriminal

Dua Hari Pasca Penemuan Korban Dugaan Pembunuhan di Gunung Baturagung, Polisi Masih Fokus Kumpulkan Bukti

Diterbitkan

pada tanggal

Karangmojo,(pidjar.com)–Satreskrim Polres Gunungkidul dibantu dengan Unit Reskrim Polsek Karangmojo terus melakukan penyelidikan atas dugaan kasus pembunuhan Pan (50) warga Sunggingan, Desa Umbulrejo, Kecamatan Ponjong dan Sur (55) di sebuah hutan kawasan Gunung Baturagung. Sejumlah barang bukti telah diamankan oleh petugas kepolisian, pengembangan juga terus dilakukan melalui olah TKP dan pemeriksaan dari sejumlah saksi.

Kapolsek Karangmojo, Kompol Sunaryo mengungkapkan jika Rabu (01/01/2020) dini hari petugas baru dapat melakukan proses evakuasi terhadap korban meninggal atas nama Pan. Selain proses evakuasi yang dilakukan, di lokasi kejadian petugas juga berusaha mengumpulkan bukti dan fakta-fakta baru. Berkaitan dengan dugaan pembunuhan yang terjadi, kapolsek belum dapat mengungkapkan hal tersebut.

“Untuk kasus ini penyebabnya apa saya masih belum bisa matur (bicara). Karena masih terus dikembangkan oleh anggota reskrim baik dari polres maupun polsek Karangmojo,” kata Kompol Sunaryo, Kamis (02/01/2020).

Adapun dari hasil pemeriksaan awal dan pengecekan saat pertama kali ditemukan, Pan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Sejumlah luka dialami oleh janda paruh baya tersebut, bagian kepala mengalami luka akibat pukulan benda tumpul, ditemukan bekas sayatan dan beberapa luka lainnya.

Berita Lainnya  Razia Lagi, Giliran Bandar Miras Piyaman Yang Digerebek Polisi

“Ya memang ada luka serius yang kami temukan, setelah berhasil dievakuasi langsung dikirim ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk otopsi,” ujar dia.

Sementara Sur yang diketahui merupakan ketua RT kondisinya sekarang ini masih tergeletak lemah di RS Panti Rahayu Kelor, Karangmojo. Saat ini pria tersebut masih mendapatkan perawatan dari petugas medis, di badannya ada sekitar 30 luka akibat benda tajam.

“Dalam penangannnya tentu hati-hati, status tersangka atau bagaimana juga masih belum ditetapkan,” imbuhnya.

Disinggung mengenai adanya hubungan khusus antara keduanya dan kemudian cekcok hingga akhirnya terjadi kejadian tersebut, Kapolsek juga belum bisa berkomentar banyak.

Sementara Kassubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Enny Nurwidhiatuti juga mengungkapkan belum bisa memberikan keterangan lebih banyak lagi. Jika semua informasi sudah berhasil dihimpun maka aparat kepolisian akan menyampaikannya ke publik.

“Tentunya kasus ini terus diselidiki. Barang bukti sudah diamankan, saksi pun juga sudah diperiksa. Tapi mohon maaf ndak bisa mengungkapkan lebih lagi,” paparnya.

Hingga saat ini sejumlah petugas dari satreskrim kembali mendatangi lokasi ditemukannya korban guna mencari petunjuk dan melakukan olah TKP lanjutan. Sebagaimana diketahui, lokasi kejadian sangat jauh dari pemukiman warga, untuk sampai di titik lereng Gunung Baturagung tersebut harus berjalan 3 Km.

Berita Lainnya  Diduga Nama Dicatut, Dinas Angkat Bicara Terkait Kasus Pendistribusian Ilegal Ribuan Liter Solar Subsidi

Salah seorang warga padukuhan Sunggingan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan saat ditemukan Pan yang berstatus janda tersebut mengalami luka di bagian kepala yang cukup serius selain itu juga ada luka sayatan di leher dan tusukan di ulu hati. Luka di bagian kepala tersebut diduga akibat terkena benda tumpul.

“Kalau Pak Sur itu lukanya ada banyak luka bacokan di perut,” ungkapnya.

Sebelum ditemukan di puncak Gunung Batur di wilayah Gedangrejo kecamatan Karangmojo Sur memang dalam pencarian warga setempat. Sebab sejak sore hari sekitar pukul 15.00 WIB, Sur terlihat pergi dari rumah membawa sabit karena ingin mencari makan di kawasan gunung tersebut.

Sur merupakan ketua RT dan masih memiliki istri dan anak. Dari informasi yang berkembang di padukuhan tersebut menyebutkan jika antara Pan dengan Sur memiliki hubungan khusus. Namun belakangan diketahui jika Pan juga memiliki hubungan dengan laki-laki yang lain.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler