Connect with us

Kriminal

Lanjutan Penanganan 9 Kasus Penyimpangan Dana Desa, Polisi Selidiki Sejumlah Program Pengerjaan Fisik

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polres Gunungkidul masih melanjutkan penanganan terhadap 9 kasus dugaan penyalahgunaan Dana Desa di Kabupaten Gunungkidul. Saat ini pihak kepolisian tengah mengumpulkan bukti untuk melanjutkan kasus pada tahap berikutnya.

Kanit Tipikor Polres Gunungkidul, Iptu Wawan Anggoro mengatakan, untuk target tahun 2020 ini pihaknya masih menununggu arahan dari pimpinan. Namun begitu, saat ini Unit Tipikor masih terus melakukan penyelidikan terkait dengan 9 kasus yang belum selesai ditangani pada tahun 2019 kemarin.

“Masih 9 kasus kemarin yang ditangani. Tahapannya masih dalam lidik,” ujar Wawan, Kamis (02/01/2020).

Wawan mengatakan, dalam tahapan ini pihaknya tengah mengumpulkan alat bukti guna melanjutkan pada tahap lanjutan. Setelah tahapan dilakukan dimungkinkan nantinya akan dilakukan penetapan tersangka.

Berita Lainnya  Dibekuk Saat Jualan Es Krim, Pelaku Pencabulan Bocah SMP Sempat Dikepung Warga

“Setelah alat bukti dikumpulkan nanti naik ke tahap sidik. Penetapan tersangka belum, sidik saja belum,” ungkap Wawan.

“Belum ada tersangka, sifatnya masih lidik, ada juga yang dilimpahkan ke APIP (Aparat Pengawas Internal Pemerintah),” sambung Wawan.

Ketika disinggung mengenai lokasi 9 kasus tersebut, pihak kepolisian belum berani mengatakan. Sebab saat ini masih dalam penyelidikan oleh jajarannya.

“Lokasinya maaf tidak bisa kami sebutkan,” singkat dia.

Wawan menjelaskan, penyimpangan dana desa tersebut cukup bermacam-macam modusnya. Ia menyebutkan ada beberapa kasus penyimpangan dana desa dalam program pengerjaan fisik.

“Penggunaan DD tidak untuk peruntukan, pelaksanaan pembangunan fisik yang belum masuk di perencanaan dan mangkraknya pembangunan fisik,” ungkap dia.

Namun begitu, pihaknya menjelaskan bahwa selama dalam penyelidikan ini belum menemukan adanya niat jahat dari pelaku. Pihaknya mengaku masih mendalami satu per satu kasus yang menjadi pekerjaan rumah bagi jajaran kepolisian.

Berita Lainnya  Screening Film Dukun Magang Pecahkan Tawa Masyarakat Yogya

“Untuk modus belum ditemukan niat jahat dari pelaku. Baru kami dalami terkait program fisik,” sambung dia.

Wawan menyebut, sejumlah kasus yang tersebut tidak hanya ditangani pihak kepolisian. Beberapa kasus menurutnya telat dilimpahkan ke APIP dengan status masih dalam lidik.

“Ada yang kami limpahkan ke APIP ada juga yang masih lidik. APIP dalam hal ini adalah inspektorat,” terang Wawan.

Adanya 9 kasus penyimpangan yang terjadi di wilayah Gunungkidul membuat jajaran kepolisian semakin intens melakukan pendekatan kepada pihak desa. Hal ini tak lain bertujuan untuk menekan angka penyimpangan dana desa di masa mendatang.

“Untuk menekan kita laksanakan pertemuan, kita jari narasumber di instansi terkait dana desa. Kalau pengawasan melekat oleh bhabinkamtibmas di tiap desa,” urainya.

Disinggung menegenai jumlah total nominal dana yang diselewengkan, ia belum bisa menjelaskannya. Menururnya penghitungan nantinya dilakukan oleh pihak lain dalam hal ini unsur pemerintah.

Berita Lainnya  Komplotan Maling Belasan Tahun Nekat Curi Motor untuk Jalan-Jalan Keliling Kampung

“Masih lidik jadi belum penghitungan. Kalau penghitungan dilakukan oleh inspektorat, BPKP atau BPK,” pungkas dia.

 

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis4 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler