Sosial
Dulu Tandus dan Gersang, Lahan Pertanian di Widoro Lor Kini Subur Berkat Munculnya Sumber Air Dadakan
Semin,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Munculnya sumber air di ladang tandus di Padukuhan Widoro Lor, Desa Bendung, Kecamatan Semin menjadi berkah bagi warga sekitar. Bagaimana tidak, dalam kondisi kekeringan yang melanda Gunungkidul ini, di lokasi tersebut kini justru menjadi ladang yang sangat subur. Sama sekali tak terlihat sedikitpun kendala pengairan yang dialami oleh warga meski musim kemarau saat ini mencapai puncaknya. Bahkan lantaran air yang melimpah, warga sampai memanfaatkannya untuk budidaya pembesaran ikan dengan media kolam.
Suasana lahan di Dusun Widoro Lor ini menjadi berbeda sebelum bulan Agustus 2019 lalu. Sebelum sumber air pertama kali ditemukan, tanah milik warga tersebut mengalami retak-retak karena kekeringan. Usai sumber air ditemukan, saat ini tanah yang mengalami retak-retak beralih menjadi lahan subur. Di tanah tersebut, tumbuh subur pohon jagung hingga terong. Bahkan pemilik tanah membuat kolam ikan, dan tempat pemandian umum bagi warga yang datang.
Tak hanya itu, pemilik sumur, Sutilah juga mempersilahkan warga lainnya untuk menanfaatkan air guna keperluan pertanian. Ia juga mempersilahkan warga untuk memanfaatkan air itu jika membutuhkan untuk keperluan rumah tangga secara cuma-cuma.
“Monggo saja yang mau ambil di sini, gratis,” ujar Sutilah, Senin (21/10/2019).


Dirinya menjelaskan, sedikitnya ada sekitar 3 hektar lahan yang mendapatkan dampak positif munculnya sumber air itu. Berkat melimpahnya air di wilayah itu, warga memanfaatkannya untuk menanam sayur mayur maupun tanaman jagung.
“Saat ini tanaman jagung, terong, dan tanaman lainnya tumbuh dengan baik. Kita manfaatkan bersama karena air ini anugerah dari Tuhan dan sudah seharusnya kita bagi-bagikan,” terangnya.
Selain pertanian, tak sedikit warga yang datang ke lokasi untuk melihat secara langsung sumber mata air itu. Ada beberapa warga yang membuka warung dan parkir.
“Kita juga menyediakan pakan ikan yang dibungkus kecil-kecil untuk pengunjung yang akan memberi makan ikan. Satu kantongnya Rp 2000,” kata Sutilah.
Salah seorang pemanfaat air, Sudarto Wahab menuturkan, sebelum ada sumber air, tanah di sekitar lokasi gersang ketika musim kemarau. Lantaran tak ada air, tanah kemudian tidak ditanam apapun. Para petani memilih menunggu musim penghujan untuk melakukan aktifitasnya.
“Saat musim kemarau begini bisa menanam jagung, itu tanaman saya subur-subur. Sebelumnya kalau musim kemarau seperti ini ya dibiarkan saja,” ucap Sudarto.
Air yang ada di Widoro Lor ini juga memiliki karakteristik berbeda dengan sumber air lainnya. Biasanya, sumber air di Gunungkidul berkapur, namun di tempat itu, air yang muncul sangat jernih dan kerap diminum secara langsung oleh pengunjung yang datang.
“Saya sering minum langsung dari sana. Airnya segar kaya ada rasa manis. Dan ada yang dari kota-kota datang untuk melihat, dan membawa pulang,” katanya.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, pada bulan Agustus 2019 lalu, tepatnya tanggal 19, salah seorang pemilik lahan, Suyadi mengebor lahan pertanian. . Hal ini karena di sekitar lahan pertanian itu tidak ada sumur sehingga saat musim kemarau praktis tidak bisa ditanami tumbuhan. Senin pagi, tukang sumur bor mencari daerah yang memiliki sumber air, saat itu ditentukan sumur bor berada di sebelah selatan lahan pertaniannya.
Mulai pukul 10.00 WIB, pengeboran dilakukan. Tak ada yang berbeda selama pengeboran yang dilakukan sampai pukul 16.00 WIB. Saat mereka beristirahat dari lubang bekas galian ini muncul air dengan deras, kaget kemunculan air ini dirinya kemudian beriniosiatif menggunakan pipa untuk mengalirkan air dan hingga kini bisa dimanfaatkan.
-
Uncategorized2 hari yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Sosial2 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized18 jam yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Uncategorized4 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan4 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized7 hari yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized1 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa4 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized5 hari yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Pemerintahan4 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
