fbpx
Connect with us

Pariwisata

E-Ticketing Retribusi Wisata Dipastikan Diterapkan Awal Tahun Depan, Begini Mekanismenya

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Inovasi baru akan segera diterapkan oleh pemkab Gunungkidul dalam mempermudah pelayanan terhadap wisatawan. Terobosan baru yang baru saja diluncurkan dan telah resmi bekerjasama dengn Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah yakni program E-tiketing. Rencananya program yang digagas oleh Dinas Pariwisata dan Dinas Komunikasi dan Informasi Gunungkidul ini akan diterapkan di awal Januari 2020 mendatang.

Kepada Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Gunungkidul, Kelik Yuniawan mengungkapkan, e-tiketing ini merupakan sebuah aplikasi jual beli tiket menuju obyek wisata khususnya pantai di Gunungkidul. Latar belakang digagas dan diterapkannya aplikasi ini adalah untuk mengurangi tumpukan kendaraan di sekitar tempat pemungutan retribusi (TPR) serta juga mempermudah pelayanan.

Pasalnya berkaca pada musim liburan pada tahun sebelumnya, sering terjadi tumpukan kendaraan hanya di sekitar TPR saja. Fasilitas ini menurut Kelik juga akan bisa mengatasi kebocoran atas pendapatan asli daerah dari sektor retribusi wisata.

“E-ticketing belum diterapkan pada libur natal dan akhir tahun ini, karena kami tidak ingin wisatawan justru bingung dengan program yang diterapkan,” ungkap Kelik, Senin (23/12/2019) kemarin.

Adapun nantinya sistem yang diberlakukan, e-ticketing ini dapat diunduh di aplikasi yang tersedia di web Dinas Pariwisata. Kemudian nantinya akan ada sebuah sistem yang dioperasionalkan di TPR. Pengembangan pun akan terus dilakukan oleh dinas terkait.

Berita Lainnya  BPBD Masih Gencar Dropping Air Bersih Meski Sudah Turun Hujan

“Nanti yang akan kami terapkan pertama baru tiket untuk Pantai Baron sampai dengan Pantai Pok Tunggal.Selanjutnya, akan ada terus pengembangan,” imbuhnya.

Jika nantinya program ini berjalan dengan baik, sistem pembayaran online tersebut akan dibuat lebih mudah lagi. Tidak menutup kemungkinan selain dari bank juga dapat dibayarkan melalui OVO, Go-pay ataupun skema pembayaran fintech lainnya. Sehingga ke depan, berkunjung ke Gunungkidul akan jauh lebih praktis.

Sementara pada awal penerapannya, pihaknya masih akan tetap menerapkan pembayaran secara manual. Di TPR sendiri nantinya juga akan disediakan loket pembayaran manual dan wisatawan yang masuk mengunakan e-tiketing.

“Ndak mungkin to semua wisatawan pakai jalur e-tiketing, pasti ada yang manual. Nanti akan dibuat 2 jalur juga dalam penerapannya,” tambahnya.

Berkaitan dengan harga, jika selesai dibahas mengenai aturan-aturan yang berlaku tentu akan dibedakan antara yang manual dengan mengunakan e-tiketing. Kendati demikian, dalam penerapannya, Kelik memaparkan bahwa tidak bisa secara instan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dilakuan perubahan.

Berita Lainnya  Sering Celakakan Wisatawan, Tim Gabungan Teliti Rip Curent di Kawasan Pantai Drini

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Badingah mengungkapkan jika kesiapan dalam penerapan program ini sudah sangat matang. Sumberdaya manusia yang ada telah dibekali dengan pengetahuan terhadap sistem dan teknologi yang diterapkan. Sehingga diharapkan dengan adanya program baru ini, mampu meningkatkan pendapatan daerah.

“Tadi siang sudah ada MoU dengan bank. Untuk penerapannya tahun depan, mudah-mudahan berjalan lancar ini semua untuk pelayanan ke wisatawan,” ujarnya.

Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler