fbpx
Connect with us

Pendidikan

Edarkan Surat, Dinas Larang Sekolah Lakukan Perpeloncoan

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul menjamin tak ada aksi perploncoan di hari pertama masuk sekolah (HPS). Pada Senin (15/07/2019) ini, memang menjadi hari pertama para siswa masuk sekolah pada tahun ajaran 2019/2020. Terkait antisipasi ini, sebelumnya telah memberikan surat edaran kepada sekolah untuk mengisi kegiatan pada awal pembelajaran dengan pembekalan-pembekalan positif.

Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rosyid mengatakan, tidak adanya aksi perploncoan ini sebenarnya telah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Namun begitu, setiap tahunnya pihaknya terus memberikan edaran kepada pihak sekolah agar aksi perploncoan yang banyak merugikan dan menjadi kontroversi itu tidak lagi dilakukan.

“Untuk hari pertama ini himbauan kami kepada sekolah-sekolah agar lebih memberikan pengenalan terhadap lingkungan sekolah, pengenalan guru-guru dan pembekalan,” terang Bahron, Senin siang.

Ia menambahkan, pihaknya juga telah meminta kepada sekolah untuk bekerjasama dengan pihak kepolisian dan puskesmas dalam memberikan pengarahan terkait bahaya narkoba sebagai pembuka dalam masa sekolah tahun ajaran baru ini. Sehingga nantinya diharapkan siswa akan lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan serta menjauhkan anak-anak dalam keterlibatannya pada aksi kriminalitas.

Berita Lainnya  Didatangi ORI DIY, Kepala SD N Karangtengah III Akui Kesalahan Buat Surat Edaran Kontroversial

“Pembekalan-pembekalan seperti ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan agar menjauhi narkoba serta tindakan kriminalitas oleh anak,” terang dia.

Selain itu, Bahron juga meminta kepada wali murid untuk selalu aktif melakukan komunikasi dengan pihak sekolah. Tujuannya agar mereka selalu mengetahui perkembangan serta informasi-informasi terkini seputar penidikan anak-anaknya.

“Minimal satu tahun dua kali, orang tua atau wali murid harus aktif menjalin komunikasi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady menjelaskan bahwa pihaknya mengamati betul pelaksanaan kegiatan-kegiatan di sekolah. Ia berharap, dalam hari pertama masuk sekolah ini tidak ada perploncoan atau tindakan kekerasan yang dilakulan terhadap siswa baru.

“Sudah ada himbauan yang kita berikan agar tidak ada kegiatan yang mengandung unsur kekerasan. Apabila ada laporkan ke polres atau polsek setempat. Kita akan awasi pelaksanaannya,” papar Kapolres.

Tak hanya pengawasan, pada HPS ini pihaknya baik dari jajaran Polsek dan Polres ikut mendampingi sekolah-sekolah dalam pembekalan siswa baru. Ada dua hal yang ditekankan yakni terkait bahaya narkoba serta keamanan lalu lintas.

Berita Lainnya  Libatkan Siswa Kelola Langsung Koperasi Sekolah, SMK N 1 Nglipar Juarai Lomba Koperasi Gunungkidul

“Harapan kita para pelajar mematuhi aturan lantas, jangan mengendarai motor kalau belum punya sim karena banyak kasus kecelakaan kerap kali dialami oleh para pelajar. Selakn itu kita juga berharap mereka mampu menjauhi narkoba,” pungkas dia.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler