Pendidikan
Edarkan Surat, Dinas Larang Sekolah Lakukan Perpeloncoan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul menjamin tak ada aksi perploncoan di hari pertama masuk sekolah (HPS). Pada Senin (15/07/2019) ini, memang menjadi hari pertama para siswa masuk sekolah pada tahun ajaran 2019/2020. Terkait antisipasi ini, sebelumnya telah memberikan surat edaran kepada sekolah untuk mengisi kegiatan pada awal pembelajaran dengan pembekalan-pembekalan positif.
Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rosyid mengatakan, tidak adanya aksi perploncoan ini sebenarnya telah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Namun begitu, setiap tahunnya pihaknya terus memberikan edaran kepada pihak sekolah agar aksi perploncoan yang banyak merugikan dan menjadi kontroversi itu tidak lagi dilakukan.
“Untuk hari pertama ini himbauan kami kepada sekolah-sekolah agar lebih memberikan pengenalan terhadap lingkungan sekolah, pengenalan guru-guru dan pembekalan,” terang Bahron, Senin siang.
Ia menambahkan, pihaknya juga telah meminta kepada sekolah untuk bekerjasama dengan pihak kepolisian dan puskesmas dalam memberikan pengarahan terkait bahaya narkoba sebagai pembuka dalam masa sekolah tahun ajaran baru ini. Sehingga nantinya diharapkan siswa akan lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan serta menjauhkan anak-anak dalam keterlibatannya pada aksi kriminalitas.
“Pembekalan-pembekalan seperti ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan agar menjauhi narkoba serta tindakan kriminalitas oleh anak,” terang dia.

Selain itu, Bahron juga meminta kepada wali murid untuk selalu aktif melakukan komunikasi dengan pihak sekolah. Tujuannya agar mereka selalu mengetahui perkembangan serta informasi-informasi terkini seputar penidikan anak-anaknya.
“Minimal satu tahun dua kali, orang tua atau wali murid harus aktif menjalin komunikasi,” imbuhnya.
Sementara itu, Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady menjelaskan bahwa pihaknya mengamati betul pelaksanaan kegiatan-kegiatan di sekolah. Ia berharap, dalam hari pertama masuk sekolah ini tidak ada perploncoan atau tindakan kekerasan yang dilakulan terhadap siswa baru.
“Sudah ada himbauan yang kita berikan agar tidak ada kegiatan yang mengandung unsur kekerasan. Apabila ada laporkan ke polres atau polsek setempat. Kita akan awasi pelaksanaannya,” papar Kapolres.
Tak hanya pengawasan, pada HPS ini pihaknya baik dari jajaran Polsek dan Polres ikut mendampingi sekolah-sekolah dalam pembekalan siswa baru. Ada dua hal yang ditekankan yakni terkait bahaya narkoba serta keamanan lalu lintas.
“Harapan kita para pelajar mematuhi aturan lantas, jangan mengendarai motor kalau belum punya sim karena banyak kasus kecelakaan kerap kali dialami oleh para pelajar. Selakn itu kita juga berharap mereka mampu menjauhi narkoba,” pungkas dia.
-
Info Ringan6 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya3 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized3 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
