Connect with us

Politik

Empat Calon Bupati Mengaku Tak Lakukan Persiapan Khusus Jelang Debat Perdana

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Para Calon Bupati Gunungkidul akan mengikuti tahapan debat publik pada Selasa (27/10/2020) besok. Para calon mengaku tidak melakukan persiapan khusus pada debat putaran pertama ini. Mereka nampak percaya diri dan telah menguasai tema debat pertama yakni Mengatasi Kemiskinan Menuju Kesejahteraan Sosial Ekonomi dan Kemandirian Desa.

Seperti diungkakan oleh calon bupati nomor urut 1, Sutrisno Wibowo. Ia mengungkapkan pada tahapan debat ini dirinya tidak ada persiapan khusus. Hanya saja selama melakukan blusukan ke masyarakat ia telah mengetahui secara pasti bagaimana kondisi di lapangan. Masukan dari masyarakat selama ini yang menjadi modal utama dalam tahapan kali ini.

“Debat publik akan kita jadikan kesempatan untuk menyampaikan visi Harapan Baru Gunungkidul Maju dan Berbudaya di Abad Samudera Hindia, dengan Panca Misi andalan Kadhung Trisna. Kami juga akan mendiskusikan aspirasi masyarakat Gunungkidul selama ini. Insya Allah debat akan bermanfaat untuk kemajuan Gunungkidul,” ujar dia.

Sementara Calon Bupati nomor urut 2, Immawan Wahyudi juga mengaku tidak ada persiapan khusus. Dirinya mengikuti apa saja yang diberitahukan KPU kepada LO, isu-isu apa saja yang akan dikembangkan akan dijawab secara mengalir. Dengan pengalamannya 10 tahun menjabat sebagai wakil Bupati tentu ada keuntungan tersendiri.

Berita Lainnya  Dua Hari Kerja Dapat Upah Ratusan Ribu, Pendaftar PTPS Masih Minim

“Bismillah kami siap dalam mengikuti debat besok,” ucap dia.

Ia pun optimis mampu menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang nantinya diajukan. Termasuk apa permasalahan yang terjadi di Gunungkidul dan bagaimana cara menyikapi dari jangka pendek hingga jangka panjang.

“Masyarakatlah yang merupakan juri sebenarnya. Tapi yang jelas menyampaikan pesan atau gagasan kepada masyarakat dalam proses Pilkada adalah suatu kehormatan dan kewajiban agar masyarakat merasa hak mereka untuk mengetahui kapasitas dan kapabilitas calon diperhatikan dengan baik,” tutur Immawan Wahyudi.

Tak jauh berbeda juga diungkapkan oleh tim pemenangan Calon Bupati nomor urut 3, Heri Sulistyo. Menurutnya Bambang Wisnu Handoyo tidak ada persiapan khusus, dari tim hanya ada diskusi kecil saja.

Berita Lainnya  Geram Bupati Lamban Realisasi Janji Politik, Golkar Ancam Inisiasi Interpelasi di DPRD Gunungkidul

“Tidak ada persiapan khusus. Semua materi dan konsep pembangunan di Kabupaten Gunungkidul sudah disusun sejak awal pencalonan BWH-BS,” terangnya.

Latar belakang Bambang Wisnu Handoyo adalah menjadi kepala BKAD DIY selama bertahun-tahun. Mengurusi keuangan daerah menjadi salah satu modal dalam mengikuti debat ini.

Begitu pula dengan calon Bupati nomor urut 4, Sunaryanta. Ia juga tidak melakukan persiapan khusus untuk tahapan kali ini. Menurutnya, selama blusukan dan menyapa langsung masyarakat menjadi modal penting debat yang akan disiarkan langsung di TVRI itu.

“Tidak ada persiapan khusus, saya sudah blusukan ke seluruh penjuru Gunungkidul. Bertemu dengan masyarakat, melihat kondisi langsung. Tidak usah baca buku, karena yang terpenting adalah praktik dan solusi bukan teori,” terang Sunaryanta.

Terpisah, Komisioner Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU, Andang Nugroho mengatakan secara teknis nantinya akan ada pemutaran sebuah film yang kemudian dari situ akan muncul beberapa pertanyaan yang kemudian harus dijawab dan dipaparkan oleh masing-masing calon.

Berita Lainnya  Anggaran Pilkada 2020 Disinyalir Capai 34.9 Miliar

Waktu debat sendiri adalah 2,5 jam dengan diawali pemaparan visi dan misi masing-masing paslon selama 1,5 menit. Adapun untuk debat ini nantinya akan dimulai pukul 19.30 WIB, selain di TVRI Jogjakarta juga akan disiarkan secara langsung di chanel youtube Dhaksinarga TV.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis6 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler