fbpx
Connect with us

Politik

Empat Calon Bupati Mengaku Tak Lakukan Persiapan Khusus Jelang Debat Perdana

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Para Calon Bupati Gunungkidul akan mengikuti tahapan debat publik pada Selasa (27/10/2020) besok. Para calon mengaku tidak melakukan persiapan khusus pada debat putaran pertama ini. Mereka nampak percaya diri dan telah menguasai tema debat pertama yakni Mengatasi Kemiskinan Menuju Kesejahteraan Sosial Ekonomi dan Kemandirian Desa.

Seperti diungkakan oleh calon bupati nomor urut 1, Sutrisno Wibowo. Ia mengungkapkan pada tahapan debat ini dirinya tidak ada persiapan khusus. Hanya saja selama melakukan blusukan ke masyarakat ia telah mengetahui secara pasti bagaimana kondisi di lapangan. Masukan dari masyarakat selama ini yang menjadi modal utama dalam tahapan kali ini.

“Debat publik akan kita jadikan kesempatan untuk menyampaikan visi Harapan Baru Gunungkidul Maju dan Berbudaya di Abad Samudera Hindia, dengan Panca Misi andalan Kadhung Trisna. Kami juga akan mendiskusikan aspirasi masyarakat Gunungkidul selama ini. Insya Allah debat akan bermanfaat untuk kemajuan Gunungkidul,” ujar dia.

Sementara Calon Bupati nomor urut 2, Immawan Wahyudi juga mengaku tidak ada persiapan khusus. Dirinya mengikuti apa saja yang diberitahukan KPU kepada LO, isu-isu apa saja yang akan dikembangkan akan dijawab secara mengalir. Dengan pengalamannya 10 tahun menjabat sebagai wakil Bupati tentu ada keuntungan tersendiri.

Berita Lainnya  Nama Pejabat Kementrian Pertanian Menyeruak Dampingi Sunaryanta, Wacana Koalisi Besar NasDem, PKB, Golkar Gugur?

“Bismillah kami siap dalam mengikuti debat besok,” ucap dia.

Ia pun optimis mampu menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang nantinya diajukan. Termasuk apa permasalahan yang terjadi di Gunungkidul dan bagaimana cara menyikapi dari jangka pendek hingga jangka panjang.

“Masyarakatlah yang merupakan juri sebenarnya. Tapi yang jelas menyampaikan pesan atau gagasan kepada masyarakat dalam proses Pilkada adalah suatu kehormatan dan kewajiban agar masyarakat merasa hak mereka untuk mengetahui kapasitas dan kapabilitas calon diperhatikan dengan baik,” tutur Immawan Wahyudi.

Tak jauh berbeda juga diungkapkan oleh tim pemenangan Calon Bupati nomor urut 3, Heri Sulistyo. Menurutnya Bambang Wisnu Handoyo tidak ada persiapan khusus, dari tim hanya ada diskusi kecil saja.

“Tidak ada persiapan khusus. Semua materi dan konsep pembangunan di Kabupaten Gunungkidul sudah disusun sejak awal pencalonan BWH-BS,” terangnya.

Latar belakang Bambang Wisnu Handoyo adalah menjadi kepala BKAD DIY selama bertahun-tahun. Mengurusi keuangan daerah menjadi salah satu modal dalam mengikuti debat ini.

Berita Lainnya  Lestarikan Ekosistem, Benyamin Kampanye Sembari Tebar Ikan di Sungai

Begitu pula dengan calon Bupati nomor urut 4, Sunaryanta. Ia juga tidak melakukan persiapan khusus untuk tahapan kali ini. Menurutnya, selama blusukan dan menyapa langsung masyarakat menjadi modal penting debat yang akan disiarkan langsung di TVRI itu.

“Tidak ada persiapan khusus, saya sudah blusukan ke seluruh penjuru Gunungkidul. Bertemu dengan masyarakat, melihat kondisi langsung. Tidak usah baca buku, karena yang terpenting adalah praktik dan solusi bukan teori,” terang Sunaryanta.

Terpisah, Komisioner Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU, Andang Nugroho mengatakan secara teknis nantinya akan ada pemutaran sebuah film yang kemudian dari situ akan muncul beberapa pertanyaan yang kemudian harus dijawab dan dipaparkan oleh masing-masing calon.

Waktu debat sendiri adalah 2,5 jam dengan diawali pemaparan visi dan misi masing-masing paslon selama 1,5 menit. Adapun untuk debat ini nantinya akan dimulai pukul 19.30 WIB, selain di TVRI Jogjakarta juga akan disiarkan secara langsung di chanel youtube Dhaksinarga TV.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler