Politik
Pilkada Gunungkidul, Tokoh Muhammadiyah Siap Kembali Berseberangan Dengan PAN
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Mendekati pelaksanaan Pilkada Gunungkidul pada 9 Desember 2020, suhu politik saat ini mulai panas. Adanya pencalonan Immawan Wahyudi dengan Martanty Soenar Dewi dan Sutrisno Wibowo dengan Mahmud Ardi Widianto dapat menjadikan perpecahan antara PAN dan Muhammadiyah. Pasalnya Immawan sendiri merupakan mantan kader PAN dan merupakan pentolan Muhammadiyah, sehingga membuat potensi perpecahan di arus bawah dengan pilihan yang berbeda itu.
Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammdiyah (PDPM) Gunungkidul, Arif Darmawan mengungkapkan, perpecahan PAN dan Muhammadiyah sudah terjadi sejak Pileg 2019 lalu. Pasalnya Muhammadiyah seolah dikooptasi oleh partai. Sebagai contohnya, pada pemilihan DPD kemarin, Muhammadiyah memiliki kecenduruangan mendukung Afnan Hadikusumo dan bersebrangan dengan PAN.
“Ada perbedaan pendapat dan dukungan,”kata Arif Darmawan.
“Arahnya kemana kami sulit untuk menganalisa karena tidak ada instruksi secara langsung. Sehingga arus bawah terpecah, ada yang ke pasangan lain dan ada yang ke pasangan Immawan Martanty,” imbuhnya.
Namun demikian, para petinggi dan pemimpin wilayah Muhammadiyah (PWM) tersirat untuk mendukung Immawan Wahyudi dengan alasan sudah teruji memberikan dampak positif selama kepemimpiananya.
“Kami harapkan semua masyarakat Muhammadiyah satu suara dengan yang lain, dengan mempertimbangkan berbagai aspek dan keunggulan yang ada,” jelasnya.
Lembaga Hikmah Dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Yogyakarta Muhammad Saleh Tjan meminta warga Muhammadiyah untuk mengawal kader persyarikatan dalam Pilkada Gunungkidul tahun 2020. Menurutnya sangat penting kader dalam mengawal terselenggaranya Pilkada agar mendapatkan pemimpin yang sesuai, amanah dan memiliki bobot dalam pengetahuan dan pengalamannya.
“Penting bagi Muhammadiyah untuk terus mengawal kader tulen persyarikatan yang berikhtiar di jalur politik. Sebab ada jalur pengkaderan yang harus dibangun oleh Muhammadiyah untuk berusaha meluruskan kiblat bangsa,”ujarnya, Muhammad Saleh Tjan.
Ia menegaskan, organisasi Muhammadiyah bukanlah partai politik, namun demikian walaupun tidak terikat pada partai politik, masyarakat harus mengawal dan memberikan akses para kader terbaik itu harus mengisi ruang-ruang Politik.
“Kedepan PWM akan membuka sekolah kader politik, “imbuhnya.
Minggu kemarin, dilakukan kegiatan reses oleh anggota DPD RI Afnan Hadikusumo membagikan werles ke sejumlah 90 cabang dan ranting Muhammadiyah yang tersebar di Kabupaten Gunungkidul.
Dalam sambutannya Afnan mengatakan, kegiatan reses ke beberapa Ranting dan Cabang di Kabupaten Gunungkidul tersebut tidak lain hanya untuk bersilaturahmi dengan para kader Muhammadiyah. Anggota DPD RI bidang Sumber Daya Alam (SDA) serta Sumber Daya Ekenomi itu disambut oleh para tokoh dan sesepuh Muhammadiyah.
“Sebagai kegiatan silaturahmi saja. Di Cabang maupun ranting wilayah Gunungkidul, “ujar Afnan.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
