fbpx
Connect with us

Politik

Persiapkan Materi Debat Publik, KPU dan Tim Angkat Isu Strategis Daerah

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul menyusun materi debat bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati yang berkontestasi pada Pilkada 2020 Gunungkidul. Untuk tahapan pertama, debat publik akan dilakukan pada tanggal 27 Oktober 2020 mendatang, materi yang diangkat adalah materi yang berkaitan dengan Gunungkidul.

Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani mengungkapkan, debat publik akan diselenggarakan sebanyak tiga kali. Mulai dari tanggal 27 Oktober kemudian tanggal 3 November dan terakhir pada tanggal 10 November 2020. Debat ini akan disiarkan secara langsung di Televisi Republik Indonesia (TVRI) Yogyakarta.

KPU telah membentuk tim penyusun materi debat dengan menggandeng sejumlah tokoh. Dalam debat tersebut, nantinya masing-masing paslon diminta untuk memaparkan visi misi mereka.

Berita Lainnya  Galang Dukungan Warga Gunungkidul, Benyamin Sudarmadi Andalkan Konsep Dalan Ombo Banyu Roto

“Kita masih persiapkan segala sesuatunya untuk debat publik ini,” terang Ahmadi Ruslan Hani.

Adapun pada debat pertama ini, tema yang diangkat yaitu mengatasi kemiskinan menuju Kesejahteraan sosial ekonomi dan kemandirian desa. Dalam tahapan debat publik ini akan diangkat isu-isu strategis yang berkaitan dengan Gunungkidul dan daerah.

“Dalam pelaksanaan debat ini kita tetap terapkan protokol kesehatan. Di studio selain paslon hanya boleh ada 4 orang dari tim, 2 petugas bawaslu, dan 5 orang dari KPU,” jelasnya.

Komisioner Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU, Andang Nugroho mengatakan secara teknis nantinya akan ada pemutaran sebuah film yang kemudian dari situ akan muncul beberapa pertanyaan yang kemudian harus dijawab dan dipaparkan oleh masing-masing calon.

Berita Lainnya  KPU Tetapkan Jumlah DPT Pilkada 2020 Sebanyak 599 Ribu Pemilih

Waktu debat sendiri adalah 2,5 jam dengan diawali pemaparan visi dan misi masing-masing paslon.

“Tidak semua visi mereka dipaparkan karena menyesuaikan tema yang diangkat,” kata Andang.

Tanggal 27 Oktober mendatang debat diikuti oleh Calon Bupati saja, tanggal 3 November hanya Calon Wakil Bupati dan pada 10 November secara bebarengan Pasangan Calon akan mengikuti debat publik.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler