fbpx
Connect with us

Politik

Golkar Nyatakan Sikap, Usung Wakil Bupati Merupakan Harga Mati

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Geliat politik dalam mempersiapkan diri menjelang pesta demokrasi pilkada 2020 semakin nampak ke permukaan. Sejumlah partai mulai melakukan penjaringan calon bupati dan wakil bupati. Namun berbeda dengan partai Golkar yang memilih untuk mengusung kader partai sebagai calon wakil bupati. Setidaknya ada dua nama kader yang bakal diusung dalam koalisi nantinya.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Anggota DPR RI dari fraksi Golkar, Gandung Pardiman. Menurutnya, posisi partai Golkar dengan perolehan 5 kurisi dalam pileg kemarin membuat pihaknya harus menjalin koalisi dengan partai besar.

“Saat ini kami sudah melakukan komunikasi dengan partai lainnya tetapi hasil dari koalisi belum bisa kami sampaikan, kami komunikasi dengan PDIP kami juga komunikasi dengan Nasdem,” ujarnya.

Namun begitu, pihaknya dalam hal ini Partai Golkar tidak akan hanya sebagai pendukung saja. namun juga akan terlibat langsung dengan mengusung calon wakil bupati sebagai syarat koalisi.

Berita Lainnya  Perangkat Desa Dilarang Nyambi Jadi PPK PPS Pemilu 2019, DPRD Harap Surat Keputusan Segera Terbit

“Calon wakil bupati Ini adalah harga mati tidak bisa ditawar lagi Golkar harus dapat kursi wakil bupati kita sudah ada dua calon kader dari Golkar yang nantinya siap untuk menghadapi Pilkada 2020 mendatang,” ucap dia.

Ia menyebut, dua calon tersebut ialah Giarto dan Heri Nugroho. Keduanya merupakan dua kader terbaik yang dimiliki golkar dengan segala pengalaman didunia politik selama ini. Keduanya juga diyakini memiliki basis masa yang jelas.

“Kenapa calon dari internal partai, karena mereka berjiwa Golkar. Mereka memiliki massa yang jelas, dan pendukung yang jelas,” kata dia.

Namun begitu, ia tidak menutup kemungkinan jika pihaknya akan membangun poros baru koalisi pada pilkada 2020 mendatang. Akan tetapi menurutnya hal tersebut masih terlalu dini untuk dibicarakan lebih lanjut, pihaknya saat ini lebih berkonsentrasi untuk mempersiapkan mesin partai.

Berita Lainnya  Dicoret KPU Lantaran Pernah Terjerat Kasus Korupsi, Bacaleg Digantikan Istrinya

“Kami akan turun ke masyarakat langsung untuk menampung aspirasi sekaligus untuk memanaskan mesin partai kami,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut Giarto mengatakan dirinya siap untuk menjadi calon wakil bupati Gunungkidul pada Pilkada 2020 mendatang.

“Pada prinsipnya kami siap karena kita harus ada loncatan-loncatan karena kita ketinggalan dengan daerah lainnya,” katanya

Sementara itu, Hery Nugroho mengatakan jika ditugaskan sewaktu-waktu untuk menjadi wakil bupati dirinya harus siap. Ia mengatakan modal saat ini adalah menjadi anggota dewan selama 4 periode

“Pertama kunci keberhasilan ada 3 pengetahuan, kesehatan, pendapatan ada 3 kunci itu yang nantinya akan kita jabarkan bagaimana sekolah tanpa mikir biaya, lalu orang sakit tinggal mikir sembuhnya tidak mikir biaya lagi lalu juga pendapatan. Kami akan turun ke jalan menjaring aspirasi dari masyarakat langsung,” ucapnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler