fbpx
Connect with us

Info Ringan

Enam Tips Menyimpan Keju secara Tepat

Diterbitkan

pada tanggal

Jogja,(pidjar.com)–Keju memang dapat membuat citarasa makanan jadi lebih gurih. Sayangnya, ketika membeli keju cheedar atau mozarella Anda tidak menggunakan selutuh bagian keju tersebut. Anda hanya memerlukan beberapa bagian saja. Lantas, bagaimana dengan sisa keju yang sudah dibuka? Apakah harus dibuang? Sejatinya, keju bisa disimpan untuk beberapa waktu kok. Asalkan Anda sudah menggunakan cara menyimpan keju yang benar, dijamin keju Anda tidak akan rusak dan tahan lama. Mau tahu bagaimana tipsnya, yuk simak.

Jangan Menyimpan Dalam Plastik

Sebagian orang menyimpan keju sisa dengan membungkusnya di dalam plastik. Kemudian, plastik berisi keju itu akan diletakkan begitu saja di dalam lemari es. Cara menyimpan keju seperti ini salah. Plastik adalah wadah terburuk untuk menyimpan keju. Mengapa? Keju mengandung sejumlah minyak dan lemak. Apabila minyak dan lemak pada keju terpapar oleh plastik selama berhari-hari, maka rasa dan aroma plastik akan melekat pada keju tersebut. Alhasil, citarasa dari keju itu sendiri sudah tidak akan terasa lagi. Jadi, jika tidak terpaksa sebaiknya hindari menyimpan keju dalam plastik.

Tidak Membungkusnya Terlalu Ketat

Aluminium foil adalah pembungkus yang cukup baik untuk menyimpan keju parmesan, mozarella, stilton, cheddar, gouda, dan hampir semua jenis keju. Namun, perlu Anda ketahui bahwa sebaiknya jangan membungkus keju terlalu ketat. Meskipun aluminium foil adalah pembungkus keju yang ideal, tapi Anda harus memberi ruang udara untuk keju. Begitu juga jika Anda membungkus keju terlalu longgar, tekstur keju jadi mengeras karena banyak terpapar udara dari luar. Jadi, bungkus keju seadanya saja, jangan terlalu ketat tapi jangan terlalu longgar.

Berita Lainnya  Enam Oleh-Oleh Khas Jogja Yang Bisa Dibawa Saat Mudik

Pakai Kertas Pembungkus Keju

Tak banyak yang tahu bahwa sebenarnya kertas khusus untuk membungkus keju sudah dijual di pasaran. Tekstur kertas pembungkus keju ini mirip dengan kertas minyak. Uniknya, kertas khusus ini dapat memberikan ruang udara pada keju tanpa membuat keju jadi mengeras. Formaticum adalah merk pembungkus keju yang paling terkenal. Sayangnya, merk ini masih sulit ditemukan di Indonesia. Anda bisa memesan kertas keju ini melalui situs jual beli online. Pasalnya, keju yang disimpan dengan cara dibungkus menggunakan kertas khusus ini bisa bertahan hingga 2 minggu, lho.

Kertas Lilin Solusi Pengganti Kertas Pembungkus Keju

Bila Anda kesulitan menemukan kertas pembungkus keju, opsi lainnya adalah menggunakan kertas lilin. Tekstur kertas lilin dan kertas pembungkus keju ini hampir sama. Dari pada Anda membungkus keju dengan plastik, bungkuslah keju sisa dengan kertas lilin. Penggunaan kertas lilin untuk menyimpan keju ini memungkinkan keju bertahan untuk waktu yang cukup lama. Bahkan, daya tahan keju yang disimpan di dalam kertas lilin lebih lama dibanding keju yang dimasukkan ke dalam lemari es tanpa pembungkus apapun. Nah, buktikan sendiri dengan menyimpan keju sisa di rumah dengan memakai kertas lilin ini.

Berita Lainnya  Delapan  Film Terbaik Untuk Keluarga

Bolehkah Menyimpan Keju Lembut Dalam Wadah Plastik?

Ada beberapa jenis keju dengan tekstur yang sangat lembut sehingga tidak bisa dibungkus dengan aluminium foil atau kertas pembungkus keju. Jenis keju yang teksturnya sangat lembut adalah mozarella yang sudah dilelehkan, ricotta, dan chèvre. Keju-keju ini memang sebaiknya disimpan dalam kemasan aslinya. Akan tetapi, bagaimana jika keju tersebut sisa dan ingin dipakai untuk keesokan hari? Tak masalah menempatkan keju bertekstur lembut dalam wadah plastik. Namun, pastikan wadah plastiknya padat seperti tupperware. Tutup rapat wadah plastik tersebut, lalu masukkan ke dalam lemari es. Setiap kali Anda membuka dan menggunakan keju tersebut, sebaiknya pindahkan keju ke wadah plastik yang baru.

Jangan Menyimpan Keju Tanpa Pembungkus Atau Penutup

Mungkin Anda khawatir keju jadi berjamur jika dibungkus dengan kertas lilin atau aluminium foil. Ketahuilah bahwa keju lebih berisiko tinggi berjamur jika disimpan tanpa ditutup atau dibungkus oleh apapun. Jika ada bagian keju yang tidak berjamur, sebaiknya segera potong dan buang bagian yang berjamur. Simpan keju tersebut di wadah yang berbeda, tapi sebelumnya oleskan wadah plastik dengan minyak zaitun atau canola agar keju tidak kering. Setelah itu, tutup rapat wadah plastik tersebut agar keju tidak kembali berjamur. Untuk keju padat sebaiknya disimpan di suhu ruangan, tapi jika itu adalah keju lembut simpanlah di dalam lemari es.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler