fbpx
Connect with us

Info Ringan

Enam Tips Merawat Kulit Tubuh Saat Hamil

Published

on

Terkadang bagi sebagian ibu hamil perubahan tersebut menjadi sebuah gangguan dan membuat Anda merasa tidak nyaman. Salah satu perubahan fisik yang sangat umum terjadi pada ibu hamil yaitu kulit kering dan pecah-pecah. Kondisi tersebut tentunya membuat ibu hamil merasa tidak percaya diri. Namun Anda tidak perlu khawatir, pada kesempatan ini Pidjar akan berbagi info tentang cara mengatasi kulit kering pada masa hamil. Karena memiliki kulit sehat dan terawat tentunya menjadi dambaan setiap orang tak terkecuali pada waktu hamil.

Jika memutuskan untuk menggunakan krim pelembab kulit, sebaiknya menghindari produk yang mengandung zat kimia berbahaya. Hal ini karena bisa membahayakan kesehatan dan perkembangan janin di dalam kandungan. Untuk mengatasi kulit kering pada bagian tangan atau kaki, Anda bisa menggunakan pelembab kulit yang aman dan tidak membahayakan janin di dalam kandungan. Pada dasarnya kulit kering pada ibu hamil dipengaruhi oleh hormon kehamilan. Hormon tersebut mengakibatkan kulit kehilangan elastisitas dan minyak. Jika kondisi tersebut dibiarkan, maka lama kelamaan akan membentuk garis-garis pada kulit yang disebut dengan stretch mark.

Berita Lainnya  Tujuh Manfaat Jagung Bagi Ibu Hamil

Maka dari itu diperlukan pengetahuan tentang cara mengatasi kulit kering selama kehamilan. Tips mengatasi kulit kering selama hamil salah satunya bisa dilakukan dengan cara mencukupi kebutuhan cairan untuk tubuh. Ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi air putih minimal 2 liter setiap harinya. Selain untuk mencegah kulit kering, menjaga asupan cairan juga bermanfaat untuk mencegah dehidrasi.

1. Mengkonsumsi sayur dan buah Memperbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan.

Manfaat sayur dan buah untuk kesehatan tidak perlu di ragukan lagi. Kandungan vitamin dan mineral pada makanan tersebut sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan. Salah satunya yaitu kesehatan kulit selama hamil. Untuk mencegah kulit kering dianjurkan untuk mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran seperti jeruk, wortel, brokoli, alpukat, kacang-kacangan dan jenis lainnya. Yang paling penting adalah makanan yang mengandung vitamin E.

2. Menggunakan Air Hangat Untuk Mandi

Pada waktu mandi sebaiknya menggunakan air hangat untuk mengangkat sel-sel kulit mati pada kulit. Namun suhu air jangan terlalu panas karena bisa menghilangkan kelembapan kulit sehingga menjadi semakin kering. Jangan menggunakan sabun mandi yang mengandung deodorant karena bisa menghilangkan kelembaban kulit sehingga lebih mudah membuat kulit menjadi kering.

Berita Lainnya  Rilis Single Rongewu Rolas, DVJ Lagukan Patah Hati Karena Cinta Tak Direstui Orang Tua

3. Menggunakan Pelembab

Untuk menjaga kulit tetap lembab setelah mandi, sebaiknya gunakan pelembab kulit yang aman tanpa kandungan bahan kimia. Bisa juga menggunakan minya zaitun karena cukup aman untuk kulit.

4. Melakukan Masker

Jika kulit kering pada wajah atau bagian tubuh tidak bisa hilang dengan krim pelembab, cobalah masker kulit minimal 1 kali dalam seminggu. Dengan catatan krim masker yang digunakan bebas dari bahan kimia yang bisa menghambat perkembangan janin.

5. Bath Oil

Pada waktu mandi, Anda juga bisa menambahkan bath oil ke dalam air. Minyak tersebut berguna untuk menjaga kelembaban kulit.

6. Jangan Mandi Terlalu Lama

Saat mandi pastikan untuk tidak lebih dari 15 menit, terlalu lama mandi juga akan memicu kulit Anda menjadi kering. Gunakan pelembab untuk kulit Anda seusai mandi untuk menjaga kulit Anda senantiasa lembab dan tidak kering.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler