Info Ringan
Terrarium, Seni Taman Mini dalam Kaca
Membuat taman yang cantik dalam rumah adalah impian banyak orang. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut. Menambahkan suasana hijau seperti tumbuhan bisa dijadikan alternatif dekorasi ruangan. Namun, terkadang sempitnya ruangan menjadi kendala. Dengan ruang terbatas, orang susah meletakkan tanaman hijau dalam ruangan. Apalagi saat ini banyak masyarakat yang lebih memilih tinggal di apartemen bahkan di perumahan yang minimalis. Tentu saja akan mempersempit lahan untuk bercocok tanam. Untuk Anda yang ingin menambahkan suasana hijau dan nyaman dalam ruangan namun terkendala ruang yang terbatas bisa mencoba terarium.
Terarium atau vivarium adalah media atau wadah yang terbuat dari kaca atau plastik transparan berisi tanaman, yang awalnya diperuntukkan bagi beragam kebutuhan, seperti untuk penelitian, metode bercocok tanam maupun dekorasi. Dapat dikatakan bahwa terarium merupakan biosfer buatan yang paling alami karena fungsi biologis yang terjadi dalam terarium pun mirip dengan yang terjadi di alam. Sehingga terarium dapat juga dijadikan laboratorium biologi mini. Terarium akan menampilkan taman miniatur dalam media kaca. Terarium dapat mensimulasikan kondisi di alam yang sebenarnya dalam media kaca tersebut. Misalnya terarim dapat mensimulasikan ekosistem gurun, ekosistem padang pasir, ekosistem hutan hujan tropis maupun lainnya. Jika Anda tertarik mencoba terrarium, cukup mudah kok.
Pertama, pilih tanaman yang akan digunakan. Hampir setiap tanaman dengan perawatan rendah dapat digunakan di terarium. Pilihlah tanaman yang ukurannya akan tetap kecil, toleran dengan kelembaban tinggi, dan minim sinar matahari. Pilihlah tanaman yang memiliki karakteristik sama dan dapat tumbuh bersama dengan baik. Tanaman klasik untuk terarium termasuk (namun tidak terbatas pada) tumbuhan paku, lumut dan, sukulen, dan kaktus.
Kedua, tentukan wadah. Wadah memerlukan kaca dan cukup untuk akar tanaman. Anda dapat membeli wadah baru atau membersihkan wadah yang sudah Anda miliki. Wadah yang Anda gunakan bisa tempat ikan usang atau wadah khusus untuk menumbuhkan tanaman. Seperti akuarium, vas, mangkuk, dan toples kaca.
Ketiga, menanam dan menata tanaman dalam wadah. Awalnya, pastikan wadah yang akan Anda gunakan sudah bersih dan kering. Kemudian, letakkan kerikil hias sebagai lapisan paling dasar untuk terrarium. Mulai dengan meletakkan drainase berupa kerikil kecil warna warni pada lapisan paling bawah terrarium agar tanah Anda tetap segar. Selanjutnya, lapisi kerikil hias dengan pasir putih. Lapisan paling atas adalah tanah yang diberi pupuk sebagai media tanaman untuk tumbuh. Tekan dengan lembut untuk mencegah kantong udara dan dan mencegah permukaan menjadi naik. Gali lubang kecil pada tanah untuk menanam tanaman. Kemudian Anda bisa langsung menanam tanaman serta mengatur dekorasinya sesuai kreasi Anda.
-
Uncategorized6 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya5 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized6 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized6 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
