Connect with us

Sosial

Fasilitasi Gotong Royong Semprot Disinfektan, Keluarga Ini Beli 3 Mobil Anyar dan Peralatannya

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Upaya pencegahan dan penanggulangan covid-19 di Gunungkidul tidak hanya dilakukan oleh pemerintah saja. Namun masyarakat secara mandiri juga bahu membahu dalam usahanya menangkal virus berbahaya ini. Tak hanya sekedar tenaga saja dengan bergotong royong, namun ada pula yang dengan ikhlas merogoh kocek pribadi.

Di Padukuhan Kepek 1, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, ada satu keluarga yang sengaja menyediakan tiga unit mobil beserta mesin pompa penyemprot desinfektan untuk digunakan masyarakat. Tak hanya sekedar alat penyemprot disinfektan saja namun keluarga tersebut juga menyediakan dua unit alat foging yang disiapkan untuk memerangi penyakit DBD yang saat ini juga tengah marak di Gunungkidul. Hal tersebut juga didukung oleh masyarakat setempat dengan sukarela menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk menjadi relawan aksi kemanusiaan. Sebuah upaya mandiri yang tak main-main mengingat mobil yang disediakan tersebut adalah mobil-mobil anyar yang tentunya berharga hingga ratusan juta.

Berita Lainnya  Virus Corona Merebak, Kunjungan Wisatawan Mancanegara Menurun Hingga 70%

Dukuh Kepek 1, Sukirno menuturkan, sejak beberapa waktu terakhir, pihaknya melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri. Penyemprotan sendiri bisa dilakukan secara sering lantaran pihaknya mendapatkan bantuan tiga armada untuk sarana penyemprotan disinfektan. Selain penyemprotan disinfektan, pihaknya juga melakukan fogging mandiri lantaran juga mendapatkan bantuan peralatan.

“Setiap dua hari sekali kami melakukan penyemprotan mandiri, dengan alat bantuan dari warga kami pak Agus Driyanto. Relawan yang melakukan penyemprotan pun tidak dibayar,” kata Sukirno, Kamis (09/04/2020).

Penyemprotan yang dilakukan sendiri tidak hanya sebatas wilayah padukuhan Kepek 1 saja. Akan tetapi juga menyasar dusun di wilayah lain d Gunungkidul. Hal ini karena tidak setiap dusun bisa dengan mudah mendapatkan desinfektan.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk melakukan pola hidup sehat, seperti mencuci tangan setelah melakukan aktifitas,” ucap Sukirno.

Tak hanya mencegah corona, saat ini relawan di wilayahnya juga tengah gencar memerangi demam berdarah. Untuk itu, selain pemeberantasan sarang nyamuk pihaknya juga melakukan aksi foging di sejumlah titik secara rutin.

Berita Lainnya  Jatuh Bangun Muda-mudi Grogol III Hidupkan Kembali Pasar Argo Midang Pasca Pandemi

“Kami relawan siap, kalau ada wilayah lain yang membutuhkan kami siap membantu penyemprotan,” tandasnya.

Sementara itu, kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Agus Driyanto mengatakan bahwa apa yang keluarganya berikan tersebut murni atas dasar rasa kemanusiaan. Dirinya juga enggan merinci berapa dana yang selama ini telah dikeluarkan untuk membeli kendaraan anyar beserta alat tersebut.

“Intinya saya hanya membantu, tidak ada tendensi apapun, tidak politik atau yang lainnya,” kata Agus.

Melihat fenomena banyaknya aksi memerangi covid-19 secara mandiri tersebut, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengapresiasi langkah yang dilakukan masyarakat baik di tingkat desa hingga padukuhan.

“Saya melakukan kunjungan ke beberapa desa, dan mengapresiasi secara umum desa membuat posko mandiri dalam penanganan covid-19,” kata Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi.

Dia mengatakan, secara mandiri masyarakat melakukan penyemprotan disinfektan dan membagikan hand sanitizer mandiri kepada warga. Mereka menyesuaikan dengan kondisi wilayah untuk melakukan sosialisasi kepada warganya.

Berita Lainnya  Berkat Teknologi, Warga Giriharjo Kini Tak Lagi Rasakan Dampak Kemarau Panjang

“Di Desa Putat (kecamatan Patuk) warga membuat radio komunitas untuk memberikan sosialisasi kepada warganya,” ucap Immawan.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler