Sosial
Fasilitasi Gotong Royong Semprot Disinfektan, Keluarga Ini Beli 3 Mobil Anyar dan Peralatannya
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Upaya pencegahan dan penanggulangan covid-19 di Gunungkidul tidak hanya dilakukan oleh pemerintah saja. Namun masyarakat secara mandiri juga bahu membahu dalam usahanya menangkal virus berbahaya ini. Tak hanya sekedar tenaga saja dengan bergotong royong, namun ada pula yang dengan ikhlas merogoh kocek pribadi.
Di Padukuhan Kepek 1, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, ada satu keluarga yang sengaja menyediakan tiga unit mobil beserta mesin pompa penyemprot desinfektan untuk digunakan masyarakat. Tak hanya sekedar alat penyemprot disinfektan saja namun keluarga tersebut juga menyediakan dua unit alat foging yang disiapkan untuk memerangi penyakit DBD yang saat ini juga tengah marak di Gunungkidul. Hal tersebut juga didukung oleh masyarakat setempat dengan sukarela menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk menjadi relawan aksi kemanusiaan. Sebuah upaya mandiri yang tak main-main mengingat mobil yang disediakan tersebut adalah mobil-mobil anyar yang tentunya berharga hingga ratusan juta.
Dukuh Kepek 1, Sukirno menuturkan, sejak beberapa waktu terakhir, pihaknya melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri. Penyemprotan sendiri bisa dilakukan secara sering lantaran pihaknya mendapatkan bantuan tiga armada untuk sarana penyemprotan disinfektan. Selain penyemprotan disinfektan, pihaknya juga melakukan fogging mandiri lantaran juga mendapatkan bantuan peralatan.
“Setiap dua hari sekali kami melakukan penyemprotan mandiri, dengan alat bantuan dari warga kami pak Agus Driyanto. Relawan yang melakukan penyemprotan pun tidak dibayar,” kata Sukirno, Kamis (09/04/2020).
Penyemprotan yang dilakukan sendiri tidak hanya sebatas wilayah padukuhan Kepek 1 saja. Akan tetapi juga menyasar dusun di wilayah lain d Gunungkidul. Hal ini karena tidak setiap dusun bisa dengan mudah mendapatkan desinfektan.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk melakukan pola hidup sehat, seperti mencuci tangan setelah melakukan aktifitas,” ucap Sukirno.
Tak hanya mencegah corona, saat ini relawan di wilayahnya juga tengah gencar memerangi demam berdarah. Untuk itu, selain pemeberantasan sarang nyamuk pihaknya juga melakukan aksi foging di sejumlah titik secara rutin.
“Kami relawan siap, kalau ada wilayah lain yang membutuhkan kami siap membantu penyemprotan,” tandasnya.

Sementara itu, kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Agus Driyanto mengatakan bahwa apa yang keluarganya berikan tersebut murni atas dasar rasa kemanusiaan. Dirinya juga enggan merinci berapa dana yang selama ini telah dikeluarkan untuk membeli kendaraan anyar beserta alat tersebut.
“Intinya saya hanya membantu, tidak ada tendensi apapun, tidak politik atau yang lainnya,” kata Agus.
Melihat fenomena banyaknya aksi memerangi covid-19 secara mandiri tersebut, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengapresiasi langkah yang dilakukan masyarakat baik di tingkat desa hingga padukuhan.
“Saya melakukan kunjungan ke beberapa desa, dan mengapresiasi secara umum desa membuat posko mandiri dalam penanganan covid-19,” kata Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi.
Dia mengatakan, secara mandiri masyarakat melakukan penyemprotan disinfektan dan membagikan hand sanitizer mandiri kepada warga. Mereka menyesuaikan dengan kondisi wilayah untuk melakukan sosialisasi kepada warganya.
“Di Desa Putat (kecamatan Patuk) warga membuat radio komunitas untuk memberikan sosialisasi kepada warganya,” ucap Immawan.
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized2 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
