Sosial
Tambahan 3 Orang PDP Yang Meninggal Dunia Berasal Dari 3 Kecamatan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kasus pasien dalam pantauan (PDP) di Gunungkidul yang meninggal dunia terus bertambah. Hingga awal April 2020 ini, sudah ada 6 orang berstatus PDP yang meninggal dunia. Adapun keenam kasus tersebut masih terjadi di 3 kecamatan yakni Karangmojo, Wonosari dan Ponjong.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, hari ini pihaknya menerima tambahan data adanya 3 orang PDP yang meninggal dunia. Dengan tambahan ini menjadikan total jumlah PDP warga Gunungkidul yang meninggal dunia menjadi 6 orang. Menurut Dewi, tiga orang PDP yang terakhir dilaporkan meninggal adalah masing-masing satu dari Kecamatan Karangmojo, Ponjong dan Wonosari.
“Total hingga saat ini, ada masing-masing dua kasus (PDP) meninggal dunia di Kecamatan Karangmojo, Ponjong dan Wonosari,” ujar Dewi, Kamis (09/04/2020).
Dipaparkan Dewi, keenam PDP tersebut merupakan lansia dengan usia di atas 50 tahun. Namun demikian, untuk alasan privasi keluarga, pihaknya enggan menjelaskan lebih lanjut perihal usia maupun hal mendetail lainnya dari PDP yang meninggal dunia tersebut.
Untuk warga berstatus PDP yang meninggal dunia dimakamkan menggunakan tatacara layaknya pasien positif corona. Selain dibungkus plastik dengan kantong jenazah dan peti khusus, jenazah juga harus dimakamkan maksimal 4 jam dari waktu kematian.

“Jika memang positif covid-19, dimakamkan kurang dari 4 jam itu agar virusnya tidak menyebar,” kata dia.
Sementara itu, Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi mengatakan bahwa masyarakat di wilayah korban PDP meninggal dunia tidak boleh melakukan penolakan ketika dilakukan pemakaman. Menurut Immawan, tak ada alasan untuk penolakan mengingat prosesi pemakaman sudah dilakukan oleh tim yang dibekali kemampuan standar pemakaman pasien positif covid-19. Selain itu wilayah di mana ada PDP atau positif meninggal dunia pasti dilakukan penyemprotan disinfektan.
“Jenazah dimakamkan dengan protokol dan standar yang ditentukan, kami menjamin tidak akan menimbulkan kontaminasi di lingkungan masyarakat,” papar Immawan.
Untuk diketahui kasus PDP meninggal dunia hingga Kamis (08/04/2020) kemarin berjumlah 3 orang. Satu diantaranya diketahui negatif covid19 setelah hasil lab keluar. Kemudian kasus bertambah pada hari ini menjadi 6 kasus. Sampai dengan saat ini, tercatat ada 36 PDP dengan 4 orang dirawat. Pemerintah juga mengambil spesm sebanyak 20 dengan 9 hasil negatif, 2 positif dan 9 lainnya masih dalam proses. Sedangkan jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) saat ini berjumlah 893 orang.
-
Info Ringan7 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
