Connect with us

Pemerintahan

BPNT Dirapel 3 Bulan, Pencairan Secara Tunai di Kantor Pos

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sebagai bentuk percepatan pemerintah dalam menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), diputuskan untuk perubahan sistem pencairan. Untuk pencairan bantuan pemerintah dari bulan Januari sampai dengan Maret ini dirapel dalam satu kali pencairannya. Untuk mekanisme pencairan sendiri dilaksanakan secara tunai melalui Kantor Pos di wilayah masing-masing.

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Giyanto mengungkapkan, bulan Januari sampai Maret ini memang ada perubahan dalam proses pencairan BPNT. Adapun jika pada umumnya, pencairan dilakukan oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di e-warung atau agen di masing-masing wilayah, pada bulan ini penerima bisa mengambil bantuan secara tunai di Kantor Pos.

Berita Lainnya  Masuk Musim Pancaroba, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrim

“Biasanya KPM menggesek kartu saat membelanjakan di e-warung, tapi untuk periode 3 bulan ini mereka mencairkannya di Kantor Pos. Jadi bukan dalam bentuk barang melainkan dalam bentuk uang,” kata Giyanto, Jumat (25/02/2022).

Uang yang sudah diterima ini nantinya wajib dibelanjakan di e-warung atau toko yang telah bekerjasama untuk program BPNT. Dengan begitu, meski ada perubahan namun tetap harus mematuhi aturan yang berlaku. Para KPM wajib membelanjakan uang itu dalam bentuk 4 komponen seperti karbohidrat, protein hewani, protein nabati, dan vitamin serta mineral

“Jangan justru untuk membeli pulsa, rokok ataupun makanan dan minuman instan,” jelas dia.

Sebagai bentuk percepatan dalam penyaluran, ia menjelaskan jika bulan Januari sampai dengan Maret ini akan dirapel. Saat ini pemerintah kabupaten masih dalam tahapan persiapan untuk penyaluran bantuan tersebut. Termasuk dalam hal ini adalah mencegah kerumunan di lokasi-lokasi pencairan.

Berita Lainnya  Rentetan Serangan Hewan Liar Misterius di Widoro, 24 Kambing Mati Penuh Luka

“Dirapel 3 bulan dan untuk penyalurannya dilakukan pada bulan ini. Kami masih mempelajari Juknis dan mulai melakukan persiapan-persiapan,” imbuh dia.

Di Gunungkidul sendiri ada 92.550 KPM yang tersebar di seluruh kapanewon yang berhak mendapatkan bantuan ini pada setiap bulannya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis5 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler