fbpx
Connect with us

Sosial

Liburan Nataru di Tengah Pandemi, Tingkat Kunjungan ke Gunungkidul Tetap Tembus Seratusan Ribu

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Himbauan pemerintah kepada masyarakat untuk membatasi aktifitas selama musim libur akhir tahun ini nampaknya tak terlalu diindahkan. Terbukti, selama libur Natal dan Tahun Baru kemarin, Dinas Pariwisata Gunungkidul mencatat adanya ratusan ribu wisatawan yang masuk ke destinasi wisata di Gunungkidul.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Harry Sukmono mengatakan, sejak tanggal 24 Desember 2020 sampai 31 Desember 2020 petang lalu, pengunjung kawasan wisata di Gunungkidul adalah 101.575 orang. Adapun Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berhasil diraup oleh Pemkab Gunungkidul mencapai lebih dari Rp 800 juta. Sebagai catatan, obyek wisata di Gunungkidul sendiri hingga saat ini masih dalam tahap uji coba operasional.

Ditambahkan Harry, ratusan ribu wisatawan yang masuk pada libur Natal kemarin menambah jumlah kunjungan selama tahun 2020. Sehingga total kunjungan dari awal tahun hingga akhir tahun 2020 adalah sebanyak 1.853.223 pengunjung. Selama tahun 2020, PAD dari sektor pariwisata tercatat sebanyak 14,3 miliar rupiah.

“Meski dalam kondisi pandemi, tapi jumlah kunjungan dan pendapatan daerah masih tetap melampaui target yang ditentukan,” ujar Harry Sukmono, Sabtu (02/01/2021).

Menurutnya, kawasan pantai masih mendominasi tingkat kunjungan wisatawan. Kemudian baru disusul kawasan lain seperti Goa Pindul hingga Gunung Api Purba Nglanggeran dengan pendapatan dan jumlah kunjungan yang lumayan tinggi.

Ia sedikit mengulas tentang pariwisata Gunungkidul selama setahun kemarin. Pandemi covid yang terjadi sempat beberapa waktu membuat sektor pariwisata lumpuh total. Bagaimana tidak, pemerintah sempat mengambil kebijakan penutupan kawasan wisata hingga hampir 3 bulan lamanya.

Setelah sekian lama ditutup, pihaknya lantas mengambil kebijakan untuk kembali membuka obyek-obyek wisata yang ada. Namun begitu, obyek wisata yang dibuka telah melalui tahapan verifikasi berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan.

“Penerapan protokol kesehatan tentu tetap yang utama. Kita koordinasi dengan yang lain untuk pengawasannya,” sambung dia.

Lebih lanjut ia mengatakan, pada tanggal 1 Januari 2021 ini, untuk kunjungan wisatawan yang masuk sebanyak 19.899 wisata. Jumlah ini adalah terbanyak selama masa libur Natal dan Tahun baru di tengah pandemi. Pendapatan yang diperoleh sebanyak Rp 121.464.000.

“Mudah-mudahan tanggal 2 dan 3 Januari ini bisa lebih banyak. Kalau hari ini lumayan banyak,” papar Harry.

Sementara itu, Sekretaris SAR Satlinmas wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto menambahkan, selama libur Natal dan Tahun Baru pihaknya melakukan patroli kepada pengunjung terkait penggunaan masker dan menjaga jarak. Diakuinya, tak sedikit wisatawan yang nekat tidak mengenakan masker atau menggunakan masker tidak dengan benar.

Pihaknya tak henti mengingatkan pengunjung agar patuh protokol kesehatan. Diakuinya dibanding libur akhir tahun sebelumnya, pada tahun ini suasana cenderung lebih sepi.

“Masih sering kami temui pengunjung yang tidak menerapkan protokol kesehatan,” kata Surisdiyanto.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler