Sosial
Gandeng Investor, Kalurahan Playen Bakal Punya Pusat Perdagangan dan Jasa Megah
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Masyarakat Kalurahan Playen, Kapanewon Playen sebentar lagi akan mempunyai pasar modern yang dibangun cukup megah di tanah bekas lapangan sepak bola. Pembangunan itu sendiri sudah dimulai pada Rabu Pon kemarin (27/01/2021) ditandai dengan peletakan batu pertama. Merujuk pada perencanaan yang dibuat, pelaksanaan pekerjaan akan memakan waktu 10 bulan hingga 1 tahun.
Pasar modern ini kedepan digagas sebagai pusat perdagangan dan jasa. Dalam pembangunannya estimasi anggaran yang digunakan sebesar Rp 11,5 miliar, dimana tempat ini akan dinamai Pasar Sumber Rejeki. Dengan biaya yang fantastis tersebut, pemerintah Kalurahan Playen menggandeng investor yaitu PT Tirta Mulya Sarana dari Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Sesuai site plan yang dibuat, pusat perdagangan dan jasa tersebut dibangun 15 kios VIP dengan ukuran bangunan 4 x 8 meter. Sedangkan yang di dalam, dibangun 300 kios dan los dengan luas 12 meter.
Lurah Playen, Surahno menyatakan pusat perdagangan dan jasa itu dibangun di tanah kas desa bekas lapangan sepak bola sebelah timur Koramil Playen. Karena status tanah merupakan tanah kas desa, sehingga proses awalnya harus meminta izin Gubernur DIY untuk bisa dialih fungsikan. Beberapa waktu lalu, pemerintah kalurahan telah mengurus izin tersebut. Kemudian tanggal 30 Desember lalu, dokumen penting terkait alih fungsi itu telah diteken oleh Gubernur dan diterimakan ke Kalurahan Playen.
“Peletakan batu pertama sudah Rabu kemarin, karena kalau orang Jawa harus memilih dino (hari)” katanya, Kamis (28/01/2021).
Dalam pengembangan pasar modern itu, pemerintah kalurahan dengan investor memiliki kesepakatan sewa lahan dalam jangka 20 tahun. Pengelolaannya alan dilakukan bersama-sama dengan sistem bagi hasil selama waktu kesepakatan belum rampung.
“Kalurahan mendapat 40 persen, investor mendapat 60 persen. Untuk harga sewa belum final, masih dalam tahap rembugan,” terang Surahno.
Pembangunan pusat perdagangan dan jasa itu bukan tanpa alasan. Masyarakat Kalurahan Playen pada khususnya selalu menyampaikan aspirasinya ke pihak pemerintah untuk lahan strategis dan potensial segera dibangun pusat perdagangan. Sehingga masyarakat Playen bisa mengais rejeki di tanah kelahirannya.
“Sebagai sarana meningkatkan perekonomian masyarakat. Rata rata warga kami kan petani dan pedagang,” ucapnya.
Di satu sisi, dijelaskan Surahno, selain meningkatkan perekonomian masyarakat, adanya pusat perdagangan dan jasa juga untuk menambah Pendapatan Asli Kalurahan (PAKal). Selama ini PAKal yang masuk di Kalurahan Playen hanya mencapai Rp 60 juta pertahun. Diharapkan pusat perdagangan dan jasa bisa menambah angka pemasukan tinggi.
“Kita targetkan ada peningkatan PAKal minimal 50 persen. Itu semua pun nantinya untuk kesejahteraan masyarakat Playen,” tutup Surahno.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
