fbpx
Connect with us

Politik

Gempa Politik di Demokrat, 16 PAC Nyatakan Dukungan Untuk Sunaryanta

Published

on

Nglipar,(pidjar.com)–Prahara terjadi di tubuh DPC Demokrat Gunungkidul pasca turunnya rekomendasi calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan diusung dalam Pilkada Gunungkidul 2020 mendatang. DPP Partai Demokrat sendiri telah memutuskan akan mengusung pasangan Sutrisno Wibawa dan Mahmud Ardi Widanta sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati. Keputusan ini disambut miring oleh sebagian mesin partai berlambang mercy ini. Sejumlah pengurus baik di tingkat DPC hingga PAC ramai-ramai menolak keputusan tersebut.

Tak hanya menyatakan penolakan, para pengurus ini bahkan menyatakan dukungan terhadap calon lainnya. Pada Kamis (17/07/2020) kemarin, belasan PAC Demokrat mendatangi kediaman Mayor Sunaryanta yang memang santer disebut-sebut akan maju dalam Pilkada Gunungkidul mendatang. Para pengurus PAC itu secara terang-terangan menyatakan mendukung Sunaryanta.

Wakil Sekretaris DPC Demokrat Gunungkidul, Ngatiminarto yang memimpin rombongan memaparkan, pernyataan dukungan kepada Sunaryanta ini merupakan hasil dari koordinasi dari sebagian besar PAC Demokrat di Gunungkidul. Seluruh pengurus sepakat untuk mengalihkan dukungan mereka kepada Mayor Sunaryanta. Secara tegas, Ngatiminarto bahkan menyatakan menolak untuk mengikuti perintah partai yang menjatuhkan dukungan kepada pasangan Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi Widanta.

Berita Lainnya  Terindikasi Sudah Lakukan Kampanye, Kepala Dinas Hingga Rektor Dipanggil Bawaslu

“Kita ini sudah terlanjur dekat dengan pak Sunaryanta, beliau ini yang selalu memperhatikan kami,” papar Ngatiminarto, Kamis malam kemarin.

Ia mengakui bahwa pemikiran di kalangan arus bawah dengan kalangan elit Demokrat memang berbeda. Ngatiminarto menegaskan bahwa pihaknya bersikeras untuk menjatuhkan pilihan kepada Sunaryanta. Hal ini menurutnya sesuai dengan kenyataan di lapangan bahwasanya sosok yang paling tepat untuk memimpin Gunungkidul adalah Sunaryanta.

“Ini buktinya hari ini, ada 16 PAC yang datang untuk mendeklarasikan dukungan. Kemarin waktu koordinasi dengan Sutrisna-Ardi hanya ada 3 PAC yang datang. Ini malah PAC Wonosari yang kemarin datang ke koordinasi DPC juga ada yang ikut kita untuk datang dan mengalihkan dukungan,” tandas dia.

Ngatiminarto bersama jajaran PAC sendiri siap menanggung segala konsekuensi yang harus diterima atas manuver ini. Namun begitu, ia meyakini bahwa pihak DPC tidak akan mengambil langkah drastis dengan melakukan pemecatan massal.

“Mencari pengurus itu susah, apalagi ini segini banyak. Harap dipahami bahwa jiwa kami tetap Demokrat, kita tetap berkomitmen penuh dalam membesarkan partai. Hanya memang kita berbeda pilihan dalam Pilkada ini,” urainya.

Sementara itu, Koordinator Relawan Sunaryanta, Ratno Pintoyo memaparkan bahwa, pihaknya sangat antusias dengan dukungan yang diberikan oleh 16 PAC Demokrat bersama dengan sejumlah pengurus DPC Demokrat Gunungkidul. Tentunya hal ini membuat Sunaryanta menjadi semakin bersemangat dalam menyongsong Pilkada, maupun memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Berita Lainnya  Perangkat Desa Dilarang Nyambi Jadi PPK PPS Pemilu 2019, DPRD Harap Surat Keputusan Segera Terbit

“Yang harus dipahami, ini tidak ada pengkondisian. Mereka datang ini spontan. Jadi tidak ada upaya kami untuk menggembosi partai politik,” ucap Ratno.

Ratno meyakini, ke depan masih akan ada sempalan-sempalan dari kader partai politik di Gunungkidul yang menyatakan hal serupa. Namun saat disinggung lebih jauh, Ratno enggan menjelaskan lebih lanjut berkaitan dengan hal tersebut.

“Tentu semua dukungan akan kami terima,” ucapnya.

Sejak beberapa waktu terakhir ini, kediaman Sunaryanta di Nglipar memang cukup semarak. Sejumlah kalangan masyarakat silih berganti datang untuk menyatakan dukungannya.

“Sejak awal konsep politik Sunaryanta memang menjalin kedekatan dengan rakyat kecil. Dan hasilnya seperti ini, dukungan terus mengalir,” imbuh mantan Ketua DPRD Gunungkidul ini.

Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler