Peristiwa
Gempa Senin Pagi, Belasan Rumah dan Masjid di 2 Kapanewon Alami Kerusakan
Panggang,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Gempa berkekuatan 5,3 Skala Richter pada Senin (28/06/2021) berdampak pada kawasan selatan Gunungkidul yang memang berdekatan dengan sumber gempa. Belasan rumah dilaporkan rusak dalam gempa bumi dengan durasi cukup panjang ini. Adapun kondisi terparah sendiri ada di Kapanewon Panggang.
Hingga berita ini dilansir, sudah 2 Kapanewon yang melaporkan dampak gempa bumi. Belasan rumah di Kapanewon Panggang dan Purwosari mengalami kerusakan terutama di bagian atap rumahnya. Beruntung, hingga saat ini masih belum ada laporan korban luka maupun jiwa.
Panewu Panggang, Winarno mengatakan, berdasarkan laporan yang masuk ke jajarannya, Kalurahan Girisekar mendapatkan dampak terbesar. Di Padukuhan Bali, Kalurahan Girisekar sendiri, dilaporkan sepuluh bangunan termasuk sebuah masjid kerusakan akibat guncangan gempa. Sebagian besar rumah tersebut mengalami kerusakan di bagian atap.
“Ada sembilan rumah milik warga dan satu bangunan Masjid mengalami kerusakan. Memang tidak parah, tapi genting banyak yang pecah,” kata Winarno, Senin petang.
Winarno menambahkan, sembilan warga Padukuhan Bali yang terkena dampak gempa bumi antara lain Karsono, Kodrat, Minato, Agung, Warjiyanto, Sambudi, Partinah, Tri Wahyudi, Kusdiyanto dan Masjid Al Hadi. Kemudian di Padukuhan Mendak rumah Nugroho Priandono juga mengalami rusak di bagian genting.

“Kemudian di Padukuhan Blimbing rumah Suradi rusak, Padukuhan Sawah Sarjono dan Warak Wiknyo Supanto mengalami kerusakan, rerata memang rusak di bagian genting. Kami belum bisa menaksir kerugiannya,” jelas Winarno.
Kepala Badan Pelaksana Bencana Daerah Gunungkidul, Edy Basuki menambahkan, selain di Kapanewon Panggang, pihaknya juga mendapatkan laporan adanya dampak gempa di Kapanewon Purwosari. Ia jelaskan lebih lanjut, di Padukuhan Sumur dan Klampok, Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Purwosari ada enam rumah mengalami kerusakan di bagian atap. Kerusakan yang terjadi sendiri tidak terlalu parah.
“Keenam kepala keluarga yang terdampak antara lain Sujiyo, Suvibri, Mujiyanto, Sariman, Sukimin dan Sugimin dengan kategori kerusakan sedang dan ringan,” kata Edy.
Saat ini pihaknya terus mengambil langkah pemberian bantuan berupa logistik kepada warga terdampak gempa tersebut. Sementara untuk bantuan lainnya akan segera dikoordinasikan.
“Kita juga akan terus update datanya, ” tutup Edi.
-
Info Ringan1 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa3 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan4 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Uncategorized4 hari yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized3 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
