Pemerintahan
Geramnya Ketua Komisi C, Baru Berusia Bulan, Proyek Miliaran Sudah Rusak
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Masih ingat dengan pembangunan talud dan pemecah ombak di kawasan Pantai Baron, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari. Belum lama selesai dibangun, proyek dengan anggaran sebesar 2,7 miliar rupiah ini diketahui telah rusak dan ambrol. Hal ini menjadi perhatian Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul dan akan segera ditindaklanjuti.
Sebagai informasi, proyek ini merupakan proyek pembangunan oleh BPBD Gunungkidul. Pada perjalanan pengerjaannya, proyek yang seharusnya selesai Juni 2021 lalu tersebut sempat bermasalah. Pengerjaan sendiri sempat molor berbulan-bulan dengan dalih berbagai kendala.
Sejak awal mulai bermasalah, pembangunan talud dan pemecah ombak ini sempat menjadi perhatian DPRD Gunungkidul. Komisi C dan tim dari Pemkab bahkan beberapa kali melakukan pengecekan dan memberikan rekomendasi agar dilakukan perbaikan serta percepatan pembangunan. Beberapa kali diberikan kesempatan dan perpanjangan akhirnya proyek ini diselesaikan. Namun lantaran banyaknya permasalahan pada proses penggarapannya, banyak yang kemudian meragukan konstruksi bangunan ini akan tahan lama atau tidak.
Keraguan itupun akhirnya terjawab sudah. Pada awal Juni 2022 ini. Bangunan yang baru selesai pada awal tahun ini sudah dilaporkan ambrol. Gelombang tinggi dan disusul hujan deras disebut sebagai penyebab rusaknya talud ini. Adapun lokasi yang mengalami kerusakan ini berada di tanggul pemecah ombak di sisi timur yang berdekatan dengan TPI.
Informasi yang didapat, dari BPBD Gunungkidul sendiri telah melaporkan ambrolnya tanggul ini ke pimpinan untuk mengambil langkah perbaikan dan lainnya.
Ketua Komisi C DPRD Gunungkidul, Wulan Tustiana mengungkapkan ia secara pribadi dan anggota komisi C mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai ambrolnya talud atau tanggul pemecah ombak di Pantai Baron. Ia sendiri heran, usia bangunan yang masih seumur jagung kenapa bisa belum lama digunakan sudah rusak. Wulan menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikannya.
“Kami akan menindak lanjutnya dengan pengecekan ke lapangan untuk bagaimana kondisi sesungguhnya. Termasuk menelisik lebih jauh lagi kualitas proyek pembangunan kemarin. Lha mosok ini belum ada 1 tahun bangunan itu selesai kok sudah rusak seperti ini,” kata Wulan Tustiana.
“Dengan adanya kejadian seperti ini jadi muncul pertanyaan to kemarin proses serah terimanya bagaimana, pengawasan yang dilakukan bagaimana dan termasuk pemeliharaannya piye?,” imbuh dia.
Menurut politisi muda asal Partai NasDem tersebut hasil pengecekan itu nantinya akan menjadi bahan rekomendasi dan evaluasi bagi OPD terkait. Audit oleh Inspektorat dan Aparat Penegak Hukum disebutnya sangat perlu dilakukan. Hal ini untuk memastikan ada tidaknya praktik penyimpangan atas pembangunan proyek ini.
“Besok sama-sama dicek apakah memang konstruksinya yang tidak sesuai atau bagaimana, ini harus segera ditindak lanjuti dan ditangani. Inspektorat atau APH harus turun,” ujarnya.
Wulan dalam waktu dekat ini akan memanggil BPBD Gunungkidul guna memberikan penjelasan berkaitan dengan proyek ini. Termasuk di dalamnya adalah bagaimana nantinya perbaikan yang akan dilakukan. Apakah masih dilakukan oleh rekanan, atau nantinya dari pemerintah.
“Nanti akan kita lihat bagaimana, seharusnya ini masih dalam masa pemeliharaan,” tutup dia.
-
Uncategorized5 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya5 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial6 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized5 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized5 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
