Connect with us

Pemerintahan

Tunggu Fatwa Kraton, Nasib Beringin Kembar Alun-alun “Selamat” Tahun 2022 Ini

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Rencana pemerintah untuk melakukan penataan Alun-alun Kota Wonosari lagi-lagi menuai pro dan kontra dari kalangan elit politik hingga masyarakat umum. Protes sendiri dilontarkan lantaran adanya rencana penebangan Beringin Kembar serta sejumlah pepohonan yang tumbuh di kawasan Alun-alun. Meski program penataan ini berjalan terus, dipastikan Beringin Kembar tidak akan ditebang, paling tidak untuk penataan Alun-alun tahap pertama tahun 2022 ini.

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Gunungkidul, Aris Suryanto mengungkapkan pemerintah telah berkoordinasi mengenai program kegiatan Penataan Alun-alun Wonosari. Di mana saat ini masih dalam tahap penyusunan detail engineering design (DED).

OPD yang melakukan paparan bersama dengan Bupati belum bisa memastikan penataan ini apakah akan menebang dua pohon Beringin yang ada di alun-alun atau tidak. Pada prinsipnya, penataan Alun-alun bertujuan untuk menyediakan ruang publik yang lebih baik dengan memperhatikan sisi estetikanya.

Berita Lainnya  Puluhan Investor Masuk Gunungkidul, PAD Investasi Lampaui Target dan Peluang Banyaknya Lapangan Pekerjaan

“Program kegiatan ini masih terus dibahas oleh OPD terkait. Pada prinsipnya pemerintah mempertimbangkan pendapat masyarakat Gunungkidul,” terang Aris Suryanto, Senin (06/06/2022).

“Yang harus dipahami bersama adalah bahwa kegiatan Penataan Alun-Alun Wonosari, harus dilaksanakan karena sudah ditetapkan dalam Peraturan Daerah (PERDA) tentang APBD tahun 2022. Bupati Gunungkidul menjalankan amanah Perda yang penetapannya merupakan kesepakatan bersama dengan DPRD Kabupaten Gunungkidul,” ujar dia.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul, Abdul Azis memaparkan, tim konsultan telah mempresentasikan ke Bupati Gunungkidul dan pimpinan OPD atas gambaran mengenai penataan Alun-alun Wonosari ini. Saat ini dokumen perencanaan masih dalam proses review.

Disinggung mengenai pohon Beringin kurung yang ada di kawasan Alun-alun, Abdul mengatakan bahwa pada proses pengerjaan awal ini tidak akan menyentuh pohon yang berkaitan erat dengan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat tersebut. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul masih menunggu fatwa atau petunjuk rekomendasi atas pohon beringin itu dari pihak Kraton.

Berita Lainnya  Selama Bulan Puasa, Warung Makan Diminta Tak Buka Terang-terangan

“Untuk tahun ini tidak ditebang, kita masih menunggu fatwa dari Kraton nanti. Fatwa ini akan menjadi pegangan kita (pemerintah) untuk penanganan pohon beringin kurung yang ada,” terang Abdul Azis.

Adapun untuk desain secara keseluruhan adalah meratakan halaman. Sebab saat ini kondisinya miring ke barat. Nantinya pemerintah juga akan mengganti rumput Alun-alun dengan jenis yang lebih baik dan rapi. Selain itu, proses penataan sendiri juga akan melebarkan area untuk upacara, termasuk juga merapikan beberapa tanaman yang ada di depan gedung kantor Bupati. Sejumlah pepohonan seperti jenis tanaman Pucuk Merah dan sejenisnya direncanakan dipindahkan.

“Ada beberapa pohon langka nah itu sedang kami bicarakan. Misal pucuk merah itu kalau bisa dipindah ya dipindahkan ke BPBD atau lainnya, kalau tidak bisa ya dirapikan saja,” paparnya.

Pada tahun anggaran 2022 ini, proses penataan sendiri menurut Abdul masih sebatas skala prioritas saja. Sebab anggaran yang dimiliki saat ini memang sangat terbatas.

Berita Lainnya  Upaya Panewu Tanjungsari Agar Masyarakat Yang Jauh Dari Kawasan Pantai Bisa Ikut Sejahtera

“Jika memungkinkan akan dilanjutkan pada tahun depan untuk penataan Alun-alun Wonosari ini,” pungkas Abdul Aziz.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 hari yang lalu

Kunjungan Terus Meningkat, Pemkab Naikkan Target PAD Wisata Jadi Rp63,2 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tahun 2026 menjadi...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Berita Terpopuler