Pemerintahan
Giatkan Sosialisasi Kawasan Tanpa Rokok, Satpol PP: Demi Kenyamanan Bersama
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Satgas Covid19 Kabupaten Gunungkidul terus melakukan pemantauan kepatuhan masyarakat atas peraturan pemerintah daerah dan penerapan protokol kesehatan. Nyatanya hingga sekarang masih ditemukan masyarakat yang abai dengan protokol kesehatan maupun kawasan bebas rokok yang telah ditetapkan. Pemkab Gunungkidul sendiri memang sejak beberapa tahun silam telah menetapkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Namun demikian dalam prakteknya, masih banyak warga masyarakat yang mengabaikan kawasan ini.
Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Gunungkidul, Sugito mengatakan pada Rabu (28/07/2021) kemarin pihaknya bersama dengan tim Dinkes melakukan monitoring ke sejumlah tempat untuk memastikan kepatuhan penerapan protokol kesehatan masyarakat. Lokasi pertama yang disasar yaitu Pasar Argosari. Didapati memang, sejumlah pedagang di pasar terbesar di Gunungkidul ini memang ada yang tidak menggunakan masker saat melakukan aktivitas mereka. Dari petugas sendiri kemudian memberikan himbauan serta membagikan masker pada para pedagang.
“Di lapangan sendiri memang masih ada beberapa yang tidak menerapkan protokol kesehatan maka dari itu kami berikan edukasi serta pemberian masker. Selain prokes kita juga sekalian melakukan pemantauan atas kawasan bebas rokok,” jelas Sugito yang juga merupakan satgas kawasan bebas rokok tersebut.
Menurut dia sejauh ini, dengan diterapkannya PPKM mobilitas masyarakat juga mengalami penurunan 20 sampai dengan 30 persen untuk itu pihaknya terus menggencarkan penertiban dan edukasi kepada masyarakat mengenai prokes serta mengurangi mobilitas.
“Kita lakukan penertiban jika sekiranya ada kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumuman. Setiap hari kita gerak terus, sembari memberikan edukasi mengenai kawasan bebas rokok,” imbuh dia.

Selain pasar, petugas juga melakukan monitoring di perkantoran, tempat layanan umum serta pondok pesantren. Di kondisi seperti sekarang sangat perlu memperhatikan situasi dan kondisi lokasi untuk melakukan aktivitas.
“Harapannya masyarakat semakin taat prokes dan paham mana lokasi yang boleh untuk merokok dan tidak diperkenankan. Ini semua demi kesehatan dan kenyamanan bersama,” ucap Sugito.
Penempelen sejumlah stiker juga dilakukan agar masyarakat semakin paham mengenai Kawasan Tanpa Rokok. Sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.
Ia menjelaskan KTR ini diatur dalam Peraturan Daerah nomor 7 tahun 2015. Dalam aturan tersebut menyebutkan beberapa tempat yang masuk dalam kategori KTR diantaranya adalah fasilitas kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat bermain anak, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja, tempat umum seperti pasar dan lainnya.
“Kawasan tanpa rokok ini bukan berarti benar-benar dilarang. Tapi lebih tepatnya tidak boleh sembarangan. Karena di KTR ini biasanya disediakan tempat khusus untuk merokok, biasanya ada pojok rokok kalau di perkantoran,” jelas dia.
Jika diketahui ada yang melanggar aturan tersebut, maka bisa diberikan sanksi mulai dari teguran hingga tingkatan lebih tinggi lagi. Sosialisasi tetap diberikan agar semua paham mengenai kawasan tanpa rokok di tempat umum.
“Pemasangan iklan rokok pun juga harus menaati aturan, tidak sembarangan tempatnya,” tandas Sugito.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
