fbpx
Connect with us

Kriminal

Giliran SD Bleberan Disatroni Maling, Komputer dan Laptop Raib

Published

on

Playen,(pidjar.com)–Belakangan ini, gedung perkantoran maupun sekolah menjadi sasaran para pencuri. Terakhir, kejadian pencurian menimpa SD Negeri Bleberan yang terletak di Padukuhan Tanjung I, Kalurahan Bleberan, Kapanewon Playen. Dalam kejadian ini, pencuri berhasil membawa kabur komputer dan laptop milik sekolah. Kerugian ditaksir mencapai belasan juta rupiah.

Kapolsek Playen AKP Hajar Wahyudi melalui Kanit Reskrim Iptu Larso menerangkan, peristiwa ini pertama kali diketahui pada Minggu (12/09/2021) siang kemarin. Saat itu, salah seorang warga setempat yang diketahui bernama Djihan Adi Anggoro tengah mengasuh adiknya di halaman sekolah.

“Saksi kemudian memarkirkan sepeda motornya di depan ruang kepala sekolah,” kata Larso, Senin (13/09/2021) pagi.

Djihan sendiri merasa curiga lantaran melihat ruang kepala sekolah dalam keadaan terbuka. Tak hanya itu, saat dilongok, ia juga melihat ruang gudang sekolah sudah dalam keadaan terbuka. Saksi sendiri lantas melakukan pengecekan ke sekeliling kantor guru maupun kepala sekolah tersebut. Ia semakin curiga lantaran mendapati adanya beberapa bengkas congkelan maupun gembok pintu yang tergeletak di lantai.

“Ditemukan ada bekas congkelan, kemudian di bagian kusen dan slot kunci bekas dibakar serta gembok rusak yang diletakkan di lantai,” terang dia.

Djihan sempat mencari penjaga sekolah untuk melaporkan apa yang dilihatnya. Namun saat itu, sang penjaga sekolah sedang tidak berada di tempat. Ia kemudian bergegas mencari tetangganya, Dika Rizky Pratama, untuk memastikan kembali keadaan bekas congkelan.

“Setelah dipastikan ternyata benar ada dugaan maling yang masuk ke lingkungan sekolah,” jelasnya.

Keduanya kemudian mencari salah seorang guru yang tinggal tidak jauh dari sekolah, Maryanto. Ketiganya kemudian melakukan pengecekan ke dalam kantor maupun tempat-tempat penyimpanan barang elektronik milik sekolah. Sejumlah barang didapati tak berada di lokasi semula disimpan. Menurut Larso, barang yang hilang antara lain adalah satu unit komputer merk lenovo dan satu unit laptop.

Ia melanjutkan, polisi yang mendapatkan laporan lalu melakukan olah TKP. Saat ini sejumlah petunjuk telah didapat guna mengidentifikasi pelaku pencurian tersebut.

“Masih terus kita lakukan penyelidikan,” tandas Larso.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler