Peristiwa
Maling Apes, Bobol Sekolah Hanya Bawa Kabur Laptop Rusak
Paliyan,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Tindak pencurian yang menyasar gedung sekolah sedang marak terjadi. Modusnya yang digunakan oleh pelaku yaitu merusak dan membakar handle pintu. Setelah dua hari lalu kasus semacam ini terjadi di SD Negeri Bleberan yang terletak di Padukuhan Tanjung, Kalurahan Bleberan, Kapanewon Playen, pada Rabu (15/09/2021) ini giliran SD Negeri Sodo yang terletak di Padukuhan Jamburejo, Kalurahan Sodo, Kapanewon Paliyan yang diobok-obok oleh pelaku pencurian.
Kapolsek Paliyan, AKP Edy Purnomo mengungkapkan, peristiwa tersebut diketahui pertama kali oleh Rois Slamet (47) penjaga sekolah tersebut sekitar jam 06.00 WIB. Saksi yang datang ke sekolah untuk membersihkan ruangan dan halaman sekolah melihat sejumlah keganjilan. Saat hendak ke ruang guru, penjaga sekolah tersebut mendapati pintu sudah dalam kondisi terbuka dan rusak.
Di mana bagian slotnya terdapat bekas bakaran dan handle pintu lepas. Ia kemudian mengecek ke dalam dan ternyata kondisinya sudah acak-acakan. Sejumlah berkas berhamburan di lantai hingga laci-laci yang terbuka. Rois kemudian melaporkan kejadian tersebut ke rekan kerjanya dan para guru di SD tersebut.
Ketika dilakukan pengecekan lebih lanjut, ada dua barang elektronik yang diketahui hilang yaitu dua laptop merek Acer dan Toshiba. Sebelumnya, dua laptop tersebut disimpan di lemari penyimpanan. Selanjutnya dari pihak sekolah melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Paliyan untuk dilakukan penyelidikan.
“Modus yang digunakan adalah merusak pintu dengan membakarnya. Setelah pintu rusak baru masuk ke dalam untuk mencari barang yang bisa mereka bawa,” kata Kapolsek, Rabu siang saat dikonfirmasi.

Adapun 2 laptop yang berhasil dibawa kabur oleh pelaku ini adalah laptop yang rusak mati total. Saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terkait dengan kasus pencurian tersebut. Di samping itu, koordinasi dengan lintas polsek sebab modus yang digunakan oleh pelaku sama seperti kejadian pencurian di beberapa wilayah. Masih belum bisa disimpulkan apakah pelaku pencurian di sekolah ini merupakan komplotan yang sama.
“Iya modus yang digunakan sama dengan TKP-TKP lain. Pelaku dimungkinkan masuk ke sekolah pada malam hari memanfaatkan waktu yang sepi,” tambah dia.
Ia menghimbau kepada masyarakat dan instansi untuk meningkatkan kewaspadaan mereka sebab aksi kejahatan tidak mengenal waktu, lokasi, dan siapapun.
-
Pemerintahan4 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa4 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa4 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized4 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized3 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
