fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Gratis, Ini Rute Bus Sekolah Yang Telah Mulai Dioperasikan

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar.com)–Dinas Perhubungan Gunungkidul mulai melakukan uji coba pengoperasian bus sekolah. Dua armada telah disiapkan untuk mengantar pelajar sampai ke sekolahnya. Diharapkan dengan pengoperasian bus sekolah ini, nantinya bisa memberikan alternatif bagi para pelajar untuk menuju ke sekolah di tengah keterbatasan angkutan umum yang beroperasi. Selain itu, bus sekolah juga dioperasikan untuk mencegah para pelajar di bawah umur mengendarai sepeda motor untuk berangkat ke sekolah.

Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto, menyampaikan keberadaan bus sekolah yang mulai dioperasikan ini adalah untuk menyikapi semakin banyaknya pelajar yang menggunakan sepeda motor menuju ke sekolahnya. Padahal usia pelajar seharusnya belum dapat menggunakan sepeda motor di jalan raya. Tentunya praktik tersebut selain merupakan pelanggaran UU Lalu Lintas, juga dapat membahayakan keselamatan pelajar. Hal ini lantaran, banyaknya pelajar di bawah umur yang terlibat kecelakaan. Menurutnya, minimnya ketersediaan angkutan umum seringkali menjadi penyebab banyaknya pelajar mengemudikan kendaraan untuk berangkat ke sekolah.

Berita Lainnya  Sempat Terancam Berhenti, Pembangunan Gedung Anyar Disdikpora Bisa Dilanjut Setelah Digelontor 8 Miliar

“Pada usia siswa SMP baik dari sisi hukum, umur maupun mental belum siap untuk mengemudikan sepeda motor di jalan, apalagi tidak ditunjang dengan pendidikan pengemudi yang cukup,” ucap Rakhmadian, Rabu (16/03/2022).

Ia menambahkan, tak jarang pelajar kerap terlibat kecelakaan yang dapat membahayakan keselamatan. Menurutnya, perlu adanya pilihan moda transportasi melalui bus sekolah yang melayani siswa pada jam berangkat dan pulang sekolah dengan pelayanan yang lebih aman.

“Koordinasi juga dilakukan dengan pihak Dinas Pendidikan dan sekolah serta kepolisian untuk tegas dalam pelarangan dan pemberian sanksi bagi siswa pengguna kendaraan pribadi tanpa dilengkapi dengan SIM,” imbuh Rakhmadian.

Dalam memanfaatkan bus sekolah pun tidak dipungut biaya sehingga diharapkan pelajar memanfaatkan dengan maksimal layanan tersebut. Pada saat ini, bus sekolah baru melayani dua rute yaitu Semanu-Wonosari dan Gedangsari-Wonosari. Dari rute tersebut, total terdapat 20 sekolah berbagai tingkatan yang dijangkau.

Berita Lainnya  Peran Sentral Penyuluh Pertanian, Edukasi Petani Gunungkidul Yang Tradisional Menjadi Petani Milenial

Ia mencontohkan, untuk rute Semanu-Wonosari sekolah yang dijangkau diantaranya SLB 1 Gunungkidul, SD Al Mujahidin Wonosari, SMK Negeri 3 Wonosari, SMP Negeri 1 Wonosari, SD Negeri VI Wonosari, Sekolah Muhammadiyah 1 Wonosari, SMA Negeri 1 Wonosari, SMK Negeri 1 Wonosari, SMP Negeri 2 Wonosari, SD Negeri Baru Wonosari, SMA Negeri 2 Wonosari, SMK Ma’arif Wonosari, MA Negeri 1 Wonosari, dan MTs Negeri 4 Gunungkidul.

“Sedangkan untuk rute Gedangsari-Wonosari itu melalui SMA Negeri 2 Playen, SMP Mujahidin, SMP Negeri 3 Playen, SMP Negeri 2 Playen, SD Negeri Buyutan, dan SMK Negeri 1 Gedangsari,” terangnya.

“Untuk biayanya gratis ya, diharapkan para siswa dengan rute tersebut dapat menggunakan fasilitas ini,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler