fbpx
Connect with us

Sosial

Hama Ulat Grayak Mulai Mengintai Tanaman Petani

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)– Hama ulat gerayak dan gerandong menghantui petani bawang merah di Gunungkidul dalam beberapa waktu terakhir. Petani pun harus bekerja ekstra, lantaran untuk membasmi hama harus dilakukan secara manual.

Salah satu petani di Padukuhan Blimbing, Kalurahan Karangrejek, Kapanewon Wonosari, Sumadi, mengatakan gangguan hama jika tidak segera ditangani dapat membuat gagal panen. Disebutnya perlu bekerja ekstra untuk membasmi hama tersebut sebab hama ulat baru keluar saat sore hari sehingga saat petang harus ke lahan untuk membersihkan tanamannya.

“Ta caranya ditangkap satu-satu yang dikerjakan setiap petang menjelang malam,” terang Sumadi, Jumat (16/06/2023).

Hal serupa juga diungkapkan oleh petani bawang merah lainnya, Warjiyanto. Dikatakannya, serangan hama ulat di tanaman bawang merah mulai terjadi sekitar dua minggu belakangan ini. Untuk mencegah gangguan hama, ia memasang perangkat di sekitar area tanam bawang putih dengan menggunakan botol mineral bekas yang dicari dan diberi lem. Disebutnya perangkap tersebut hanya untuk menangkap hama yang terbang, dan untuk ulat dibasmi secara manual.

“Hama yang nyerang itu ulat gerayak dan gerandong. Kalau gerandong itu mirip lalat dan lebih ganas daripada ulat,” ucapnya.

Berita Lainnya  Tolak Tawaran Ganti Nama, Pintaku Tiada Dusta Justru Terpacu Wujudkan Harapan Orang Tuanya

Serangan hama merupakan salah satu gangguan yang harus ditangani. Ia pun sudah terbiasa pembasmian hama saat musim tanam bawang merah. Untuk membasmi hama ulat, ia dan petani lainnya harus membuka satu persatu tanaman daun bawang. Sebab hama ulat berada di dalam daun bawang dan susah untuk dilakukan penyemprotan. Dilahannya yang seluas 400 meter persegi, disebutnya sudah sekitar 10 persen total tanaman sudah diserang ulat grayak.

“Daun yang terkena hama itu ada tandanya, ujung daun biasanya mengering. Kalau dibuka biasanya didalam itu ada ulatnya, kecil warna hijau,” beber Warjiyanto.

“Kalau tidak dibasmi ya dampaknya pertumbuhan tanaman tidak optimal, ukurannya bisa menyusut,” tutupnya.

Berita Lainnya  Temuan Diduga Yoni Pemujaan Masa Hindu, Puluhan Tahun Hanya Terbengkalai di Ladang

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler