Connect with us

Sosial

Tertinggi Dibanding Daerah Lain, PMI Gunungkidul Makamkan 372 Jenazah dengan Protokol Covid-19

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Selama pandemi covid-19 terjadi Palang Merah Indonesia telah melakukan pemakaman 372 jenazah dengan protokol covid-19. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran virus ini. Adapun berdasarkan data dari pemerintah pusat, jumlah pemakaman dengan protokol kesehatan itu menjadi paling tinggi jika dibandingkan dengan PMI daerah lain.

Ketua PMI Gunungkidul, Iswandoyo mengatakan, selama pandemi berlangsung pihaknya telah memakamkan sebanyak 372 jenazah dengan protokol covid-19. Dari 372 jenazah itu mayoritas merupakan warga Gunungkidul. Sedangkan 78 jenazah merupakan warga luar, misalnya Jakarta yang kemudian dibawa ke Gunungkidul.

“Jumlah tersebut berdasarkan pendataan yang kami lakukan dari awal pandemi sampai sekarang,” ucap Iswandoyo.

Meski ratusan jenazah tersebut dimakamkan menggunakan protokol covid-19, tetapi tidak semuanya positif corona. Sebab mereka yang meninggal dari berbagai kategori mulai dari berstatus suspek, ada penyakit, maupun permintaan keluarga.

Berita Lainnya  Terjunkan Pasukan Terlatih Berperalatan Lengkap, Personel Pengamanan Pertontonkan Kesigapan Tangani Massa Pembuat Onar Pemilu

“Tidak semua karena corona, karena ada juga yang keluarganya meminta menggunakan prosedur covid, ada yang suspek dan penyakit lainnya,” terang dia.

Menurut Iswandoyo, selama ini tidak ada penolakan dari warga Gunungkidul berkaitan dengan pemakaman jenazah dari luar daerah. Respon masyarakat cukup baik bahkan jika dilakukan oleh warga kemudian meminta pendampingan dari PMI.

Relawan Pemakaman PMI Gunungkidul, Aris Triwiyono mengatakan, pemakaman dengan menggunakan protokol covid19 berbeda dengan pemakaman pada umumnya. Ada tahapan tertentu, termasuk.pentingnya komunikasindengan Satgas di Kalurahan dan pihak keluarga.

“Demi kelancaran proses pemakaman maka komunikasi sangat penting dilakukan,” papar Aris.

Dirinya berpesan kepada masyarakat yang melakukan pemakaman secara mandiri untuk. Lebih mengedepankan protokol kesehatan. Alat pelindung, sarung tangan perlu dipersiapkan.

Berita Lainnya  Lubang-lubang Menganga di Jalur Wisata, 2 Hari Picu 5 Kecelakaan

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis5 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler