fbpx
Connect with us

Sosial

Tertinggi Dibanding Daerah Lain, PMI Gunungkidul Makamkan 372 Jenazah dengan Protokol Covid-19

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Selama pandemi covid-19 terjadi Palang Merah Indonesia telah melakukan pemakaman 372 jenazah dengan protokol covid-19. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran virus ini. Adapun berdasarkan data dari pemerintah pusat, jumlah pemakaman dengan protokol kesehatan itu menjadi paling tinggi jika dibandingkan dengan PMI daerah lain.

Ketua PMI Gunungkidul, Iswandoyo mengatakan, selama pandemi berlangsung pihaknya telah memakamkan sebanyak 372 jenazah dengan protokol covid-19. Dari 372 jenazah itu mayoritas merupakan warga Gunungkidul. Sedangkan 78 jenazah merupakan warga luar, misalnya Jakarta yang kemudian dibawa ke Gunungkidul.

“Jumlah tersebut berdasarkan pendataan yang kami lakukan dari awal pandemi sampai sekarang,” ucap Iswandoyo.

Meski ratusan jenazah tersebut dimakamkan menggunakan protokol covid-19, tetapi tidak semuanya positif corona. Sebab mereka yang meninggal dari berbagai kategori mulai dari berstatus suspek, ada penyakit, maupun permintaan keluarga.

“Tidak semua karena corona, karena ada juga yang keluarganya meminta menggunakan prosedur covid, ada yang suspek dan penyakit lainnya,” terang dia.

Menurut Iswandoyo, selama ini tidak ada penolakan dari warga Gunungkidul berkaitan dengan pemakaman jenazah dari luar daerah. Respon masyarakat cukup baik bahkan jika dilakukan oleh warga kemudian meminta pendampingan dari PMI.

Relawan Pemakaman PMI Gunungkidul, Aris Triwiyono mengatakan, pemakaman dengan menggunakan protokol covid19 berbeda dengan pemakaman pada umumnya. Ada tahapan tertentu, termasuk.pentingnya komunikasindengan Satgas di Kalurahan dan pihak keluarga.

“Demi kelancaran proses pemakaman maka komunikasi sangat penting dilakukan,” papar Aris.

Dirinya berpesan kepada masyarakat yang melakukan pemakaman secara mandiri untuk. Lebih mengedepankan protokol kesehatan. Alat pelindung, sarung tangan perlu dipersiapkan.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler