Connect with us

Sosial

Harga 1 Tangki Air di Desa Mertelu Tembus 350 Ribu Rupiah

Diterbitkan

pada

Gedangsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kekeringan tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di wilayah selatan wilayah Gunungkidul. Di bagian utara, yakni di Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari, warga sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Saat ini, warga nyaris tak punya pilihan lantaran sudah tak mempunyi sumber mata air. Satu-satunya harapan hanyalah air dari mobil-mobil tangki baik dari bantuan pemerintah maupun yang dijual oleh swasta.

Ironisnya, dengan pilihan yang sulit tersebut, warga sangat diberatkan dengan harga air tangki dari swasta yang melambung tinggi. Kondisi geografis berupa pegunungan serta jalan yang sempit membuat para pengemudi truk tangki swasta mematok harga tersebut.

Kepala Desa Mertelu, Tugiman mengatakan, kekeringan di wilayahnya sudah berlangsung hampir lima bulan. Warga sendiri sangat menderita lantaran memang sudah tidak ada sumber air wilayah Mertelu. Sumur-sumur telah mongering, dan di banyak titik bahkan juga tidak terlayani oleh aliran air dari PDAM.

Berita Lainnya  Hujan Deras dan Angin Kencang di Semin, Balai Desa Candirejo Rusak Tertimpa Pohon Tumbang

“Kekeringan yang terjadi ini berdampak langsung kepada 150 KK (Kepala Keluarga) yang ada di Mertelu,” ujar Tugiman, Senin (10/09/2018) siang.

Tidak adanya telaga di wilayah Desa Mertelu membuat masyarakat terpaksa harus membeli air yang biasanya dipesan kepada sopir-sopir tangki air. Rupiah yang mereka keluarkan pun tidak sedikit. Pasalnya harga satu tangki air bersih untuk bisa sampai di Desa Mertelu mencapai Rp 350 ribu. Jauh di atas harga di lokasi biasa yang hanya berkisar antara Rp150.000 hingga Rp200.000 per tangkinya.

“Ya memang segitu harganya (Rp 350 ribu) dan sudah sangat sering sekali masyarakat membelinya,” ujar Tugiman.

Ia mengatakan, harga tersebut memang jauh lebih tinggi dengan harga yang ada di wilayah selatan. Namun demikian, masyarakat menyadari sulitnya medan menjadi pembedanya.

Berita Lainnya  Diguyur Tambahan 450 Ribu Tabung, Stok Gas Melon di Gunungkidul Dipastikan Aman Hingga Akhir Tahun

“Saya kasihan kalau warga membeli seharga itu, akan tetapi jika mengingat jarak serta medan ya memang menjadi lumrah,” katanya.

Tugiman mengatakan, persoalan keringan merupakan masalah rutin yang hampir terjadi setiap tahunnya. Namun saat ini pihaknya berupaya memprogramkan Sarana Air Bersih (SAB).

“Kita ada program SAB atau pengeboran. Dampaknya pun positif. Akan tetapi kita juga sangat mengharapkan uluran tangan dari donatur , semoga ada yang peduli dengan kondisi Mertelu,” kata Tugiman.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Edy Basuki menyampaikan, untuk wilayah yang mengalami kekeringan masih ada di 54 desa yang berada di 11 kecamatan. Diakuinya pendataan awal merupakan wilayah terdampak diambil dalam skala yang luas. Di desa-desa yang terdampak kekeringan tersebut, pihaknya telah rutin mengirimkan bantuan air bersih.

Berita Lainnya  Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Mandiri di Gunungkidul Capai Belasan Miliar, Pemkab Siapkan Dana Talangan

“Sampai saat ini peta masyarakat terdampak ada 116.216 jiwa,” kata Edy.

Menyoal permasalahan yang ada di Mertelu, Edy menjelaskan bahwa kondisi geografis yang ada menjadi penyebab tingginya harga tangki air bersih. Namun demikian, ia optimis masalah kekeringan dapat sedikit tertasi dengan adanya tangki air di Kecamatan.

“Tidak semua sopir berani kirim air di sana. Karena medannya sulit. Disana ada tanki air semoga dapat beroperasi maksimal,” pungkas Edy.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler