fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Program Pencegahan Bunuh Akhirnya Dapat Anggaran Dari Pemerintah

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Persoalan bunuh diri yang terus menghantui masyarakat Gunungkidul mulai mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Untuk upaya penanggulangan bunuh diri, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul menganggarkan anggaran lebih dari Rp 1 miliar rupiah. Dana tersebut akan dititipkan kepada OPD terkait untuk nantinya dilakukan sosialisasi di 144 desa secara berkala.

Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntaringsih mengatakan, persoalan bunuh diri merupakan permasalahan yang selalu terjadi di Gunungkidul. Pasalnya, setiap tahun, pihaknya mencatat rata-rata ada sekitar 30 kasus bunuh diri.

“Permasalahan ini harus kita tangani serius, pemerintah harus meresponnya. Jangan sampai hal ini dibiarkan dan dikaitkan dengan mitos-mitos yang berkembang,” ujar Endah, Sabtu (23/11/2019).

Ia memaparkan, untuk itu pihaknya akan mendorong OPD terkait guna melakukan sosialisasi pencegahan bunuh diri. Secara teknis, sosialisasi akan dilakukan di 144 desa.

Berita Lainnya  Saat Ucapan Assalamualaikum dan Waalaikumsalam Menggema Dalam Perayaan Natal di Gereja Santo Petrus Kanisius

“Untuk sosialisasi pencegahan bunuh diri kita anggarkan sebesar Rp 1 miliar lebih sedikit. Nanti kita undang 100 orang di setiap desa untuk kita berikan sosialisasi, DPRD sebagai narasumber dan kita juga mengajak yayasan Imaji,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Gunungkidul, Priyanta Madya Satmaka mengakui bahwa memang benar perihal adanya sinyal dari DPRD terkait dengan anggaran tersebut. Namun hingga kini, pihaknya belum bisa memastikannya.

“Belum ada kepastian, untuk anggaran 2020 memang kemarin ada sinyal dari dewan. Tapi kan masih proses anggaran dan belum juga dievaluasi RAPBDnya di Gubernur,” kata Priyanta.

Menurut Priyanta, kepastian itu baru bisa diketahui sekitar awal Januari 2020 mendatang setelah menjadi DPA APBD 2020. Sehingga dirinya juga belum bisa berkomentar banyak terkait teknis pelaksanaannya.

Berita Lainnya  Belum Akan Terapkan Konsep Wisata Halal, Obyek Wisata di Gunungkidul Diklaim Sudah Moslem Friendly

“Kemarin pagi baru dikoordinasikan di Setda. Maaf tadi saya hanya dispo karena ada agenda lain sampai dengan malam tadi belum dapat laporan,” ungkapnya.

Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler