fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Harga Beras di Gunungkidul Masih Mahal

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)– Beberapa upaya telah dilakukan oleh pemerintah agar harga beras di pasaran mengalami penurunan. Kendati demikian, Dinas Perdagangan Gunungkidul menyebut harga beras saat ini masih di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) dikisaram Rp. 13 ribu hingga Rp. 14 ribu per kilogramnya.

Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan Gunungkidul, Asar Janjang Riyanti, mengakui jika harga beras di pasaran masih cukup tinggi. Adapun pemerintah sudah menetapkan HET beras yaitu Rp. 10.900 per kilogramnya, namun dari pantauan harga pasar terakhir diketahui harga beras masih stabil di kisaran Rp. 13 ribu hingga Rp. 14 ribu.

“Untuk beras medium itu sekarang masih Rp. 13 ribu dan beras premium Rp. 14 ribu, memang belum ada penurunan harga di pasaran,” jelas Asar Janjang Riyanti, Jumat (06/10/2023).

Berita Lainnya  Permintaan Meningkat, Stok Darah di PMI Gunungkidul Menipis

Untuk mengendalikan harga beras, dinas setidaknya sudah menggelar lima kali operasi pasar murah. Total sudah sekitar 15,2 ton beras pihaknya alokasikan dalam operasi pasar murah. Namun langkah tersebut belum sepenuhnya berhasil untuk menurunkan harga beras di pasaran.

“Sudah ada lima titik sasaran operasi pasar murah, selanjutnya kami agendakan ada dua titik lagi. Rata-rata per titik kami alokasikan 4 ton beras,” ujarnya.

Menurutnya, meskipun sudah mengalokasikan belasan ton beras untuk pengendalian harga beras masih ada beberapa faktor yang menyebabkan tingginya harga beras. Seperti kondisi global dimaba negara-negara pengekspor beras masih menahan untuk tidak melakukan ekspor terlebih dahulu.

Kondisi ini cukup berpengaruh terhadap kecukupan beras di pasaran. Selain itu ia tak menampik berlangsungnya fenomena el nino turut mempengaruhi ketersediaan beras di pasaran.

Berita Lainnya  Dambakan Terangi Jalur Wisata, Pemkab Terkendala Anggaran Minim

“Program lain untuk pengendalian harga juga melalui bantuan cadangan pangan dari pemerintah itu, program itu yang memang diharapkan bisa menurunkan harga beras,” terang Asar.

“Kedepan kami juga bekerja sama dengan pihak eksternal untuk melaksanakan program serupa, harapannta harga beras bisa segwra turun,” tandasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler