Peristiwa
Hari Keempat Pencarian Mbah Kasih, Tim Gabungan Sisir Jurang-jurang di Hutan Gedangsari
Gedangsari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Memasuki hari pencarian ke-4 terhadap Mbah Kasih (80) warwga Padukuhan Suru Kidul, Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Gedangsari, Tim SAR Gabungan mulai memperluas radius pencarian. Nenek malang yang sudah pikun ini sendiri dilaporkan hilang sejak Senin silam. Petugas mulai melakukan pengecekan sejumlah titik jurang di hutan dalam usaha pencariannya.
Koordinator Tim SAR Gabungan, Sulis Haryanto, menyampaikan, pihaknya masih terus berupaya melakukan pencarian keberadaan Mbah Kasih. Meski telah mengerahkan puluhan petugas, hingga hari ke empat pencarian ini pencarian memang belum membuahkan hasil.
“Untuk hari Sabtu (28/05/2022) ini masih kita lakukan pencarian,” ucapnya, Sabtu siang.
Ia menambahkan, dalam operasi pencarian orang hilang, pihaknya akan melakukan operasi selama tujuh hari. Namun ketika dalam durasi waktu tujuh hari belum membuahkan hasil, kemungkinan besar operasi pencarian akan dihentikan. Ia berharap nantinya, Mbah Kasih bisa segera ditemukan.
“Untuk waktu pencarian sampai tujuh hari, hari ini mulai jam 06.30 WIB kita sudah mulai penyisiran lagi,” imbuh Sulis.
Pada hari ini, pihaknya akan memperluas penyisiran melalui darat untuk mencari keberadaan Mbah Kasih. Tim Dara dibagi empat tim yang masing-masing akan melakukan penyisiran sesuai dengan lokasi yang telah ditetapkan. Tim pertama akan melakukan penyisiran mengarah ke utara dari terlihatnya survivor sejauh 7 kilometer dengan metode open gride. Untuk tim kedua akan menyisir ke arah barat dengan jarak dan metode yang sama. Kemudian tim ketiga akan menyisir menggunakan sepeda motor di lokasi survivor terlihat sejauh 8 kilometer.
“Sedangkan tim ke empat akan menyisir cek poin jurang yang dicurigai survivor dimungkinkan terjatuh atau bagaimana,” terangnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Mbah Kasih dilaporkan hilang pada Senin silam. Yang bersangkutan sendiri sebelumnya sempat berpamitan hendak pergi ke rumah adiknya yang terletak tak jauh dari kediamannya pada pagi harinya. Namun kemudian, hingga petang, Mbah Kasih tak kunjung pulang. Beberapa orang warga sempat melihat yang bersangkutan terlihat di jalanan di dekat hutan.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
