Pariwisata
Hari Pertama di Awal Tahun 2020, 75 Ribu Wisatawan Sesaki Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Ratusan ribu wisatawan berkunjung ke obyek wisata di Gunungkidul tepat saat perayaan tahun baru ini. Hanya dalam dua hari terakhir ini, jumlah pengunjung terus mengalami peningkatan yang signifikan. Puncak kunjungan sendiri terjadi pada tanggal 1 Januari 2020 ini di mana puluhan ribu wisatawan memadati obyek wisata terutama pantai selatan Gunungkidul. Sedangkan total dihitung dari 21 Desember 2019 silam, jumlah wisatawan yang masuk ke Gunungkidul untuk kurun waktu kurang dari 2 minggu menembus lebih dari 400.000 wisatawan.
Kepala Seksi Objek dan Daya Tarik Bidang Pengembangan Destinasi, Dinas Pariwisata Gunungkidul, Aris Sugiantoro menjelaskan, jika berdasarkan pendataan yang masuk ke jajarannya, pada tanggal 31 Desember 2019 kemarin, ada 29.665 wisatawan yang masuk ke obyek wisata di Gunungkidul yang memungut retribusi. Kemudian pada tanggal 1 Januari 2020 ini, jumlah wisatawan yang masuk membludak dan mencapai 75.063 orang. Pemetaan yang dilakukan oleh dinas, mayoritas kunjungan wisatawan ini berada di kawasan pantai.
“Sisanya berada pada obyek wisata pilihan lain yang tersebar di Gunungkidul,” kata Aris Sugiyantoro, Rabu (01/01/2020).
Total kunjungan dari tanggal 21 Desember hingga 1 Januari 2020 atau libur natal dan tahun baru ini mencapai 407.625 orang. Pendapatan yang didapat oleh pemerintah sendiri selama liburan akhir tahun mencapai Rp 3.281.945.000.
“Tidak menutup kemungkinan jumlah ini masih akan terus bertambah karena saat ini masih musim liburan,” tambahnya.

Deretan pantai di kawasan selatan Gunungkidul menjadi primadona para wisatawan dari lokal maupun luar kota. Dampak dari membludaknya wisatawan ini, arus lalu lintas di sejumlah titik sejak kemarin hingga malam ini terpantau masih sangat padat.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Harry Sukmono menambahkan, jumlah pendapatan dan kunjungan tersebut dihitung dari jumlah tiket retribusi yang dikeluarkan oleh pemerintah. Seperti halnya Aris, Harry menyebut bahwa pantai masih menjadi tujuan utama wisatawan dibanding dengan kawasan wisata non pantai atau minat khusus.
Lebih lanjut dikatakan Harry, meski over target dalam libur Nataru ini, namun pendapatan yang diterima masih belum bisa menutup target keseluruhan PAD pariwisata tahun 2019.
Ia menjelaskan, kemunculan wisata baru juga terus diharapakan mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan ke Gunungkidul. Sebab dari hasil evaluasi yang dilakukan pihaknya, kedatangan wisatawan secara terus menerus dikarenakan adanya hal baru di Gunungkidul.
“Target untuk tahun 2020 ini kita tingkatkan, diharapkan bisa mencapai untuk tahun ini setelah 2 tahun terakhir tidak pernah mencapai target,” pungkasnya.
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized2 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
