Connect with us

Pemerintahan

Hasil Lab Keluar, Belasan Warga Dari 2 Kapanewon Positif Terpapar Anthraks

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Balai Besar Penelitian Veteriner (BBLiVet) Bogor dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul merilis adanya 12 orang yang positif terjangkit anthraks. Namun begitu, saat ini, kondisi warga tersebut terpantau baik dan sehat. Kepada para warga ini juga tidak dilakukan pembatasan aktifitas lantaran penyakit ini tidak menular dari manusia ke manusia. Kendati demikian pemantauan terus dilakukan selama masa inkubasi guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengungkapkan, pihaknya telah menerima hasil uji laboratorium dari BBLitVet Bogor. Dari 26 orang yang diambil sampelnya karena menunjukkan gejala anthraks, 12 orang diantaranya dinyatakan positif anthraks. Dia jelaskan lebih lanjut, untuk sebaran warga yang positif anthraks tersebut yaitu 7 orang dari Kapanewon Gedangsari dan 5 orang dari Kapanewon Ponjong.

Berita Lainnya  Seminggu Lebih Jalani Perawatan, Anggota Polisi Yang Positif Corona Akhirnya Dinyatakan Sembuh

Selama kasus ini muncul, ada 26 orang yang dilakukan pemantauan kondisinya karena mengalami gejala layaknya anthraks. Namun hasil dari uji laboratorium, 14 diantaranya negatif penyakit zoonosis tersebut.

“Hasilnya sudah keluar, sebanyak 12 orang dinyatakan positif. Tapi mereka dalam kondisi baik, sehat,” terang Dewi Irawaty, Kamis (10/02/2022).

Pemantauan kondisi terhadap mereka yang positif dan bergejala sendiri dilakukan selama 60 hari atau 2 kali masa inkubasi yang telah ditetapkan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bagaimana perkembangan kondisi mereka, apakah gejala yang ada semakin meluas atau kemudian sembuh seiring dengan penanganan yang dilakukan.

“Tetap dipantau tapi tidak ada pembatasan aktifitas mereka. Penyakit ini hanya menular dari hewan ke manusia tidak manusia ke manusia,” terang Dewi.

Pemerintah sendiri menghimbau masyarakat untuk tidak panik karena upaya penangulangan terus dilakukan. Dewi menghimbau, saat hendak mengonsumsi daging, dipastikan terlebih dahulu kualitasnya. Kemudian jika terdapat ternak mati mendadak, tidak disembelih dan dikonsumsi melainkan dikubur dan melaporkan kejadian tersebut ke petugas.

Berita Lainnya  Hanya 54 Desa di Gunungkidul Yang Dapat Jatah Program PTSL Tahun Ini, Pemerintah Terapkan Aturan Anyar

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sejak pertengahan Desember sampai dengan Februari ini total ada 17 ternak di Gunungkidul yang mati. Adapun berdasarkan hasil laboratorium BBVet Wates belum semuanya turun. Sementara baru 2 sapi dan seekor kambing di Kalurahan Gombang yang dinyatakan positif anthrak, dan di Hargomulyo hanya 1 sapi.

Pengguyuran cairan formalin di kandang, pemberian antibiotik pada ternak di zona merah dan zona terdekat terus diberikan. Nantinya jika tanah atau kandang sudah negatif anthraks akan segera dilakulan pengecoran, sedangkan untuk vaksin anthraks juga akan segera dilakukan oleh petugas.

“Kalau untuk vaksin nantinya dilakukan di zona tertular dan di zona terancam,” papar drh. Retno Widyastuti, Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul.

Beberapa waktu lalu, hasil dari pendataan sementsra yang dilakukan, ada sekitar 1.100 ternak di dua Kalurahan tersebut yang nantinya akan diberikan vaksinasi. Saat ini aktifitas keluar masuk ternak di zona merah tidak diperkenankan oleh oemerintah, hal ini untuk meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Berita Lainnya  Pendaftaran Rekrutmen THL Pemkab Gunungkidul Ditutup, 146 Formasi Dijubeli Ribuan Pendaftar

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler