Peristiwa
Hati-hati Ada Gelombang Setinggi 4,5 Meter di Pantai Selatan
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II DIY, Marjono mengatakan, ketinggian gelombang diprediksi akan menerjang kawasan pantai selatan mulai Rabu (17/04/2019) hingga Senin (22/04/2019). Ketinggian gelombang pasang diperkirakan berkisar 4 sampai 4,5 meter.
“Hasil dari situs pemantau prakiraan cuaca menyebutkan di Pantai Selatan Jawa akan ada gelombang tinggi. Untuk tanggal 17 diprediksi ketinggian gelombang mencapai empat meter, sedang tanggal 19 mencapai 4,5 meter,” kata Marjono, Senin (15/04/2019).
Marjono menjelaskan, fenomena seperti itu merupakan hal yang wajar, sebab terjadi hampir disetiap tahunnya. Namun begitu, masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan melakukan upaya antisipasi sedini mungkin.
“Kita himbau kepada nelayan, pedagang ataupun pengunjung tetap berhati-hati sehingga tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan selama gelombang pasang terjadi,” ucap dia.
Ia menambahkan, jika prediksi benar terjadi tentu pihaknya akan bekerja keras sebab 17 April nanti merupakan hari libur. Sehingga jumlah kunjungan wisatawan diperkirakan akan mengalami peningkatan.
“Meski bertepatan dengan pemilu, kami akan terus mengawasi, tapi agar maksimal harus ada partisipasi dari masyarakat sehingga potensi gelombang tinggi tidak menimbulkan dampak kerugian,” ujarnya.
Saat ini, SAR tak henti-hentinya menyampaikan pesan tersebut kepada masyarkat di kawasan pantai agar lebih berhati-hati dan waspada terkait dengan ancaman tersebut. Ia juga berharap, gelombang tinggi tidak dibarengi dengan puncak pasang air laut.
“Kita berharap tidak menyebabkan kerusakan yang terlalu besar,” imbuh dia.
Sementara itu, Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II DIY, Surisdiyanto mengungkapkan, pihaknya akan terus siaga untuk mengamankan kawasan pantai sehingga ancaman tersebut tidak menimbulkan dampak yang merusak. Untuk saat ini kondisi di pesisir masih landai. Pasalnya, prediksi gelombang tinggi terjadi pada Rabu besok hingga lima hari berikutnya.
“Ini masih bersifat prediksi, tapi kami minta kepada nelayan, pedagang maupun pengunjung untuk berhati-hati,” kata Suris.
Guna mengurangi risiko, petugas dan relawan akan terus melakukan pemantuaan. Ia pun meminta kepada pengunjung untuk tidak bermain ke daerah rawan sehingga tidak menjadi korban kecelakaan laut.
“Pemantauan akan terus kami lakukan, jika ada pengujung yang bermain di area berbahya pasti akan kami ingatkan agar menjauh,” ungkapnya
-
Uncategorized20 jam yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan3 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
