Sosial
HeHa Perduli Salurkan Bantuan Air Bersih Untuk Warga di Perbatasan Gunungkidul
Girisubo,(pidjsr.com)– Sejak beberapa bulan terakhir, kekeringan mulai dirasakan oleh warga khususnya yang berada di kawasan selatan Gunungkidul. Di Kapanewon Girisubo misalnya, ribuan penduduk telah merasakan dampak kekeringan yakni sulitnya mendapatkan air bersih. Maka dari itu, warga terpaksa harus membeli air dari pihak swasta untuk memenuhi kebutuhan mereka. Pembelian air ini menjadi satu-satunya solusi lantaran persediaan sumber-sumber air yang biasa digunakan warga telah mengering.
Menyikapi kondisi demikian, managemen HeHa Sky View memberikan bantuan bagi masyarakat Gunungkidul di beberapa wilayah agar kebutuhan air masyarakat dapat terpenuhi. Bertepatan dengan rangkaian acara HUT HeHa Sky View ke-4, bantuan air bersih yang disalurkan sebanyak 25 tangki untuk wilayah-wilayah pelosok atau perbatasan di Gunungkidul.
Kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, General Manager HeHa Sky View, Nur Wijayanti mengatakan, kondisi saat ini banyak warga Gunungkidul yang kesulitan untuk mendapatkan air bersih, terlebih bagi warga di kawasan pelosok dan perbatasan. Membaca situasi dan kondisi ini, pihaknya kemudian menggagas pemberian bantuan air bersih di sejumlah titik untuk meringankan beban masyarakat.
Sebab untuk membeli air bersih 1 tangki pun warga harus mengeluarkan uang yang tidaklah sedikit. Terlebih disaat kemarau panjang, biaya untuk membeli air pun juga membengkak.
“CSR HeHa Perduli kali ini kami berikan bantuan air bersih. Ada 25 tangki yang kami sediakan untuk warga di daerah perbatasan,” papar Nur Wijayanti, Jumat (25/08/2024).

Ia menjelaskan, bantuan air bersih ini diberikan kepada warga Padukuhan Soka Kalurahan Ngoro-oro, Kapanewon Patuk sebanyak 5 titik penampungan. Kemudian di wilayah Terbah, Kapanewon Patuk ada 10 titik penampungan, dan yang terakhir di Padukuhan Mandesan, Kalurahan Tileng, Kapanewon Girisubo.
“Harapan kami bisa membantu meringankan beban masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih mereka. Tadi sempat ngobrol untuk pemenuhan kebutuhan air saat kemarau seperti ini mereka harus beli air tangki ada yang mandiri, tapi ada juga bantuan dari pemerintah,” paparnya disela-sela droping air.
“Ini bertepatan dengan HUT Heha Sky View ke-4. Selain penyaluran bantuan air bersih kami juga adakan lomba foto dari berbagai kategori, dan ada lomba mewarnai bagi anak-anak,” jelasnya.
Sementara itu, salah seorang warga Mandesan, Mugiyana mengatakan, di wilayahnya sudah sejak bulan Maret lalu kesulitan untuk mendapatkan air bersih untuk mencukupi kebutuhan warga maupun ternak. Selama beberapa bulan ini warga harus membeli air tangki, terkadang juga mengambil dari tampungan yang mendapatkan bantuan dari pemerintah. Selain kebutuhan utama, ternak pun juga membutuhkan air.
“Kalau beberapa bulan lalu ya hanya untuk kebutuhan manusia saja. Tapi sejak Juli air telaga sudah kering, jadi kebutuhan ternak juga menggunakan air tangki yang kami beli,” ucap Mugiyana.
Menurutnya, 5000 liter air yang dibeli dengan harga Rp 120.000 sampai Rp 150.000 hanya mampu mencukupi kebutuhan selama 2 minggu saja. Dalam sebulan pun masyarakat harus membeli 2 kali.
“Satu musim kemarau biasanya saya memberi 20 tangki air bersih. Jadi saat kemarau itu kebutuhan warga membengkak karena harus beli air. Ya kalau warga di pinggiran seperti ini sudah biasa, jadi tabungan seperti kambing, sapi atau kayu kita jual untuk membeli air dan pemenuhan kebutuhan harian gitu,” ucap dia.
“Dengan adanya bantuan dari pihak ketiga seperti ini kami ucapkan terima kasih, tentu akan bermanfaat bagi warga selama beberapa hari kedepannya,” tutup Mugiyana.
-
Uncategorized2 hari yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Sosial2 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized17 jam yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Uncategorized4 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan4 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized7 hari yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized1 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa4 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized5 hari yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Pemerintahan4 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
