Connect with us

Sosial

Hujan Turun di Beberapa Daerah, Petani Dihimbau Tak Buru-buru Bercocok Tanam

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Meskipun hujan sudah turun di beberapa wilayah, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul meminta agar petani tidak terburu-buru menanam di lahan pertaniannya.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono, mengatakan sudah mendapatkan laporan adanya sejumlah wilayah yang mulai turun hujan beberapa waktu terakhir ini. Meski demikian menurutnya curah hujan yang turun belum mencukupi untuk mulai menanam di lahan pertanian sehingga ia meminta agar petani tidak terburu-buru.

“Misalnya di patuk sudah ada hujan dua hari tapi curah hujannya belum cukup untuk menanam,” ungkap Raharjo, Rabu (18/10/2023).

Disebutnya dari perkiraan BMKG curah hujan pada bulan Oktober ini baru berkisar 70 mm, angka tersebut dinilai kurang untuk membasahi area pertanian untuk masuk masa tanam. Lebih lanjut, saat ini petani sudah mulai melakukan persiapan masa tanam. Untuk mendukung persiapan masa tanam pihaknya telah melakukan berbagai langkah percepatan dengan penyaluran benih kepada para petani.

Berita Lainnya  Bonus Liburan ke Pulau Dewata Untuk Para Anggota Paskibraka Gunungkidul

Pada bulan Oktober 2023 ini, pihaknya telah mendistribusikan benih padi bantuan pemerintah pusat sebanyak 50 ton untuk luasan 2000 hektar padi sawah ke kelompok pertanuan yang tersebar di beberapa kapanewon.

“Varitas benih padi yang dibantukan berupa Cakrabuana, Inpari 32, dan Ciherang,” jelasnya.

“Petani diharapkan menunggu curah hujan mencukupi untuk melakukan masa tanam, diperkirakan bulan November sudah 100 mm lebih. Saat ini hujan juga belum merata,” sambung Raharjo.

Sementara itu, salah satu petani di Kapanewon Karangmojo, Tamiyem, mengatakan sudah melakukan persiapan lahan untuk melakukan masa tanam tahun ini. Dikatakannya hujan sempat turun di wilayahnya, namun ia memilih untuk menunggu curah hujan yang mencukupi untuk melakukan masa tanam.

Berita Lainnya  Pasar Sayur Dadakan Besari Sebagai Ajang Saling Berbagi

“Siang ini hujan cukup deras tapi tidak lama, belum cukup buat lahannya basah kalau mau mulai menanam,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata18 jam yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler