fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Terlalu Tipis, Penggunaan Masker Scuba Kurang Disarankan

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Penggunaan masker scuba memang membuat penampilan lebih menarik selain itu, penggunaanya lebih praktis. Namun begitu, Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul menghimbau masyarakat yang menggunakan masker jenis ini untuk melapisinya dengan tissu agar lebih efektif untuk pencegahan penyebaran virus, utamanya covid-19. Pasalnya, masker scuba terlalu tipis karena hanya memiliki satu lapis kain.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan bahwa pihaknya tidak melarang penggunaan masker scuba. Namun begitu, dirinya berharap masyarakat menyadari untuk menggunakan masker dengan perlindungan lebih baik dari pada masker jenis tersebut.

“Bukan melarang tetap lebih kepada agar masyarakat mendapat perlindungan yang lebih baik. Masker scuba emang terlalu tipis ya. Kalo mau dibuat lapis dua atau tiga gapapa,” kata Dewi, Kamis (17/09/20).

Dengan demikian, masker scuba masih dapat digunakan oleh masyarakat. Ia juga menghimbau agar masyarakat tetap menggunakan masker, sebab pihaknya menilai kesadaran masyarakat masih kurang.

Berita Lainnya  Dilantik Bupati Hari Ini, 3 Dinas dan Sejumlah Kecamatan Miliki Pemimpin Anyar

“Masih perlu dipacu dan ditingkatkan,” kata Dewi.

Selama ini penularan juga masih terus terjadi, pihaknya mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap waspada. Bagi para lajon atau siapapun yang beraktivitas di luar rumah, ketika pulang harus segera membersihkan diri terlebih dahulu sebelum kontak dengan keluarga.

“Penularan masih karena kontak erat, untuk di dalam rumah tidak perlu pake masker. Yang anggota keluarganya setiap hari berkumpul. Kecuali tamu meskipun keluarga dekat harus jaga jarak dan pake masker,” ucap Dewi.

Sebagai informasi, pemerintah saat ini terus melakukan penindakan terhadap masyarakat yang tidak mengenakan masker. Tindakan persuasif hingga preventif dilakukan untuk mendisiplinkan masyarakat.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler