Sosial
Idolakan Kepemimpinan Badingah, Suharno Ciptakan Lagu Khusus
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Siapa yang tak kenal Badingah. Perempuan 72 tahun ini merupakan Bupati Gunungkidul yang telah bertugas selama 15 tahun belakangan. Selama ini ia cukup ramah dan bijaksana, sejumlah program ia gagas untuk mengembangkan dan memajukan kabupaten Gunungkidul. Tidak hanya itu, beberapa perubahan besar juga diterapkan untuk kemajuan, kesejahteraan dan keadilan masyarakat. Tak dipungkiri, Badingah menjadi idola banyak warga Gunungkidul.
Salah satu warga yang sangat mengidolakan Badingah adalah Suharno. Pria tersebut merupakan tunanetra warga dari Padukuhan Jetis, Kalurahan Jetis, Kapanewon Saptosari. Meski tidak pernah melihat Badingah, namun menurutnya dampak kepemimpinan perempuan ini sangat luar biasa terlebih untuk kaum disabilitas di Gunungkidul.
Suharno sendiri sangat mengidolakan sosok Badingah. Bahkan dia sampai menciptakan sebuah lagu yang diperuntukkan bagi perempuan yang menjabat sebagai orang nomor 1 di Gunungkidul itu. Lagu tersebut ia beri judul Ibu Handayani. Adapun sepenggal liriknya yaitu Mergo Lentipe pikirmu Ibu, ugo olah kridamu, saiki kuthaku wis katon maju, maturnuwun iku aturku.
“Selama kepemimpinan beliau, bisa dikatakan sangat perubahan yang terjadi di Bumi Handayani sangat drastis,” ucap Suharno, Jumat (25/09/2020).
Pria tersebut mencontohkan perubahan yang terjadi selama masa kepemimpinan Badingah dibantu timnya seperti perkembangan destinasi wisata, fasilitas umum dan lain sebagainya. Kendati dia tidak bisa melihat, namun ia bisa merasakan bagaimana Gunungkidul kini. Banyak dikenal orang dengan segudang potensi yang terus digali.

“Saya memang tunanetra, tapi dalam hati dan pikiran, saya mampu merasakannya,” imbuh dia.
Sebagai penyandang disabilitas, ia mampu merasakannya. Seperti keberadaan Perda Nomor 9 tahun 2016 tentang disabilitas. Kelompok ini saat ini sangat diperhatikan, bahkan dalam segala hal diikutsertakan termasuk dalam jalannya pemerintahan dan pengambilan keputusan.
“Gunungkidul sekarang sangat ramah difabel, baik di bidang pendidikan, pelayanan, dan infrastruktur sehingga kita tidak merasa didiskriminasi,” ujar Suharno.
Lagu yang diciptakannya ini diharapkan dapat mewakili ucapan syukur kepada Badingah di penghujung masa jabatannya. Khususnya ucapan ini dipersembahkan oleh kaum disabilitas atas segala perhatian dan perubahan yang terjadi.
“Harapan kami bupati terpilih akan sama dengan Ibu memperhatikan hak kami,” tandasnya.
Lagu Ibu Bumi Handayani terserbut telah diupload di youtube dengan nama akun HN Channel. Meskipun baru empat hari tayang, jumlah warganet yang melihat cukup spekatkuler yakni di angka lebih dari 4.000 viewers.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized6 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal4 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
