fbpx
Connect with us

Sosial

Idolakan Kepemimpinan Badingah, Suharno Ciptakan Lagu Khusus

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)–Siapa yang tak kenal Badingah. Perempuan 72 tahun ini merupakan Bupati Gunungkidul yang telah bertugas selama 15 tahun belakangan. Selama ini ia cukup ramah dan bijaksana, sejumlah program ia gagas untuk mengembangkan dan memajukan kabupaten Gunungkidul. Tidak hanya itu, beberapa perubahan besar juga diterapkan untuk kemajuan, kesejahteraan dan keadilan masyarakat. Tak dipungkiri, Badingah menjadi idola banyak warga Gunungkidul.

Salah satu warga yang sangat mengidolakan Badingah adalah Suharno. Pria tersebut merupakan tunanetra warga dari Padukuhan Jetis, Kalurahan Jetis, Kapanewon Saptosari. Meski tidak pernah melihat Badingah, namun menurutnya dampak kepemimpinan perempuan ini sangat luar biasa terlebih untuk kaum disabilitas di Gunungkidul.

Berita Lainnya  Kondisi Dinilai Kondusif, Warga Plumbungan Tetap Laksanakan Sholat Ied Berjamaah

Suharno sendiri sangat mengidolakan sosok Badingah. Bahkan dia sampai menciptakan sebuah lagu yang diperuntukkan bagi perempuan yang menjabat sebagai orang nomor 1 di Gunungkidul itu. Lagu tersebut ia beri judul Ibu Handayani. Adapun sepenggal liriknya yaitu Mergo Lentipe pikirmu Ibu, ugo olah kridamu, saiki kuthaku wis katon maju, maturnuwun iku aturku.

“Selama kepemimpinan beliau, bisa dikatakan sangat perubahan yang terjadi di Bumi Handayani sangat drastis,” ucap Suharno, Jumat (25/09/2020).

Pria tersebut mencontohkan perubahan yang terjadi selama masa kepemimpinan Badingah dibantu timnya seperti perkembangan destinasi wisata, fasilitas umum dan lain sebagainya. Kendati dia tidak bisa melihat, namun ia bisa merasakan bagaimana Gunungkidul kini. Banyak dikenal orang dengan segudang potensi yang terus digali.

Berita Lainnya  Ratusan Narapidana dan Anak Binaan Lembaga Pemasyarakatan Dapatkan Remisi Kemerdekaan

“Saya memang tunanetra, tapi dalam hati dan pikiran, saya mampu merasakannya,” imbuh dia.

Sebagai penyandang disabilitas, ia mampu merasakannya. Seperti keberadaan Perda Nomor 9 tahun 2016 tentang disabilitas. Kelompok ini saat ini sangat diperhatikan, bahkan dalam segala hal diikutsertakan termasuk dalam jalannya pemerintahan dan pengambilan keputusan.

“Gunungkidul sekarang sangat ramah difabel, baik di bidang pendidikan, pelayanan, dan infrastruktur sehingga kita tidak merasa didiskriminasi,” ujar Suharno.

Lagu yang diciptakannya ini diharapkan dapat mewakili ucapan syukur kepada Badingah di penghujung masa jabatannya. Khususnya ucapan ini dipersembahkan oleh kaum disabilitas atas segala perhatian dan perubahan yang terjadi.

“Harapan kami bupati terpilih akan sama dengan Ibu  memperhatikan hak kami,” tandasnya.

Lagu Ibu Bumi Handayani terserbut telah diupload di youtube dengan nama akun HN Channel. Meskipun baru empat hari tayang, jumlah warganet yang melihat cukup spekatkuler yakni di angka lebih dari 4.000 viewers.

Berita Lainnya  Didampingi Ketua ORI DIY, SMK N 1 Nglipar Serahkan Ijazah Arsita dan Anang Rizky

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler