Sosial
Idul Adha Tahun Ini, Masjid Agung Al Ikhlas Tak Selenggarakan Sholat Ied dan Pemotongan Kurban
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Terbitnya Surat Edaran Bupati Gunungkidul serta Kementerian Agama (Kemenag) tentang peniadaan sholat ied hari raya Idul Adha diikuti oleh sejumlah masjid. Salah satunya ialah Masjid Agung Al-Ikhlas yang terletak di pusat kota Wonosari, Gunungkidul.
Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, pada Selasa (20/07/2021) tepat saat perayaan Idul Adha, suasana Masjid terbesar di Gunungkidul ini tampak lengang. Bahkan, pantauan pidjar-com-525357.hostingersite.com di lokasi pada sekitar pukul 07.00 WIB pagi tadi, terlihat gerbang pintu masuk masjid Al-Ikhlas ditutup. Pada pintu masuk masjid, telah terpasang banner pemberitahuan yang bertuliskan “Takmir Mesjid Agung Al-Ikhlas Wonosari Tidak Menyelenggarakan Salat Idul Adha” yang ditandatangani oleh Takmir Masjid Al-Ikhlas. Pintu gerbang nampak tidak dikunci dan tanpa ada penjagaan dari petugas.
Ketua Takmir Masjid Al-Ikhlas, Andar Jumailan membenarkan adanya kebijakan peniadaan Sholat Ied di Masjid Al Ikhlas Wonosari. Ia menjelaskan pihaknya meniadakan sholat ied lantaran merujuk pada surat edaran Menteri Agama Nomor 17/2021.
“Kami sudah memasang pengumuman di pintu gerbang masjid sebagai pemberitahuan kepada jamaah bahwa kami tidak menyelenggarakan Sholat Ied,” jelas Andar, Selasa siang.
Selain memasang banner pengumuman, pihaknya juga memberitahukan kebijakan tersebut melalui media sosial resmi milik Masjid Al Ikhlas. Ia menilai pemberitahuan yang dilakukan pihaknya sudah cukup jelas. Dengan pemberitahuan sebelumnya, ia yakin tidak akan ada jemaah yang menuju ke Masjid sehingga tak perlu adanya penjagaan dari petugas.

Pada pantauan pagi ini di lokasi, jalan di depan masjid terlihat sangat lengang. Hal ini dikarenakan sebelumnya jalan menuju ke masjid telah disekat selama pemberlakuan kebijakan PPKM Darurat. Selain itu, hampir tidak ada satupun warga yang datang ke Masjid.
“Kalaupun ada yang datang ke masjid pasti akan putar balik karena mengetahui tidak diselenggarakan Sholat Ied di sini,” tambah Andar.
Andar melanjutkan, selain tidak diselenggarakannya Sholat Ied, pihaknya juga meniadakan kegiatan penyembelihan dan pemotongan hewan kurban di lingkungan masjid. Tak hanya tahun ini, pihaknya telah melakukan kebijakan serupa pada tahun lalu. Namun pada tahun lalu, pihaknya masih melaksanakan Sholat Ied di Masjid Al-Ikhlas.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Gunungkidul, Sa’ban Nuroni sebelumnya telah menerbitkan surat edaran tentang panduan penyelenggaraan Idul Adha di tengah pandemi. Di dalam surat edaran tersebut, ia meminta untuk meniadakan Sholat Ied di tempat ibadah serta yang dilaksanakan di tempat terbuka.
“Selain Sholat Ied, aktifitas takbir di masjid atau secara berkeliling juga ditiadakan,” ujar Sa’ban.
Merujuk pada surat edaran Menteri Agama, ia meminta petugas Kantor Urusan Agama (KUA) di tiap Kapanewon bekerja sama dengan Satgas Covid19 setempat agar ikut andil dalam memantau penerapan kebijakan tersebut. (Roni)
-
Info Ringan7 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
