fbpx
Connect with us

Pariwisata

Infrastruktur Masih Buruk, Investor Pariwisata Tetap Semangat Tanamkan Modalnya di Gunungkidul

Diterbitkan

pada

BDG

Purwosari,(pidjar.com)–Saat ini, pemerintah terus mengebut pembangunan infrastruktur di sektor pariwisata. Sejumlah jalan yang mulus dibangun sehingga akses ke obyek-obyek wisata bisa semakin mudah dan memanjakan wisatawan. Diharapkan dengan adanya pembangunan semacam ini, momentum boomingnya pariwisata di Gunungkidul bisa diraup secara maksimal.

Namun dengan bentang pantai yang cukup panjang yang disertai kondisi geografis pegunungan dan perbukitan, belum semua obyek wisata terfasilitasi dengan baik. Masih cukup banyak lokasi wisata alam, terutama kawasan pantai yang memiliki akses jalan yang cukup jelek.

Di tengah keterbatasan tersebut tak membuat para investor kehilangan minatnya untuk berinvestasi di sektor pariwisata Gunungkidul. Sejauh ini, prospek pariwisata di Gunungkidul memang sangat menjanjikan dengan tingkat kunjungan yang semakin meningkat.

Berita Lainnya  Usung Tema Ngayomi Ngayemi, Pekan Budaya Difabel 2022 Sinergikan Desa Wisata Kebon Agung

Salah seorang pengusaha di sektor pariwisata, Anton Yuwono memaparkan bahwa melihat perkembangan yang terjadi saat ini, pihaknya mulai menggagas untuk menggelontorkan kembali dana investasinya. Komisaris Queen of South Hotel yang merupakan salah satu hotel termewah di Gunungkidul ini mengatakan bahwa tingkat okupansi hotelnya terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini menurut Anton menandakan bahwa prospek pariwisata Gunungkidul memang sangat baik.

“Kita meyakini akan semakin berkembang. Tinggal dipoles saja maka pariwisata Gunungkidul akan semakin moncer dan diminati,” beber Anton, Jumat (05/01/2017) siang.

Melihat peluang yang ada, ke depan pihaknya akan melakukan pengembangan. Kapasitas hotelnya yang saat ini hanya sebanyak 59 kamar akan ditambah hingga 100 kamar. Tak hanya kamar saja, namun sejumlah fasilitas lainnya seperti kolam renang dan lainnya. Disinggung mengenai nilai investasi yang disiapkan untuk melakukan pengembangan besar-besaran terhadap hotel berbintang 4 miliknya tersebut, Anton enggan membeberkan lebih jauh. Namun ia meyakini bahwa investasi tersebut tidak akan sia-sia lantaran memang saat ini pasar pariwisata di Gunungkidul sudah sangat prospektif.

Berita Lainnya  Juni, Obyek Wisata di Gunungkidul Dibuka Kembali

Mengenai Queen of South hotel sendiri menurut Anton saat ini memang kekurangan kapasitas. Saat week end, tingkat hunian hotel selalu full. Luberan wisatawan yang datang sebagian memang dari korporasi dan melalui aplikasi on line.

“Kita yakin memang investasi yang dilakukan ini akan sangat sepadan,” lanjut dia.

Sebagai pelaku pariwisata, Anton menyatakan siap untuk mendukung pemerintah dalam mengembangkan pariwisata Gunungkidul. Selama ini, pihaknya memang sangat sering dalam berkomunikasi dengan Bupati Gunungkidul maupun jajaran Pemkab Gunungkidul untuk membahas mengenai pariwisata.

Salah satu hal yang selalu ia katakan adalah masih kurangnya infrastruktur jalan yang nyaman bagi wisatawan untuk menuju ke destinasi wisata.

“Tapi saat ini pembangunannya sudah sangat bagus, meski saya akui untuk jalan menuju hotel sangat buruk,” kata dia.

Berita Lainnya  Menikmati Lezatnya Soto Mbak Jam dengan Pemandangan Indahnya Gunung Nglanggeran

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler