fbpx
Connect with us

Peristiwa

Intensitas Hujan Diprediksi Tinggi, Warga Dihimbau Waspadai Potensi Bencana

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi selama tiga hari terakhir intensitas hujan akan mengalami peningkatan di sejumlah daerah, tak terkecuali di Kabupaten Gunungkidul. Untuk itu masyarakat dihimbau untuk waspada akan potensi yang dapat terjadi dengan adanya peningkatan cuaca tersebut.

Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Klimatologi Yogyakarta, Anendha Destantyo Nugroho mengatakan, berdasarkan pemantauan yang dilakukan oleh BMKG terdapat bibit siklon tropis terpantau di Samudera Hindia selatan Banten dan Samudera Pasifik utara Papua. Kemudian juga Sirkulasi Siklonik terpantau di Laut Cina Selatan, Samudera Hindia barat Aceh, Samudera Hindia selatan Bali, dan Nusa Tenggara Timur bagian timur yang kemudian membentuk daerah pertemuan perlambatan kecepatan angin di sekitar bibit siklon tropis dan sirkulasi siklonik.

“Berpotensi terjadi hujan deras disertai angin kencang maupun petir (kilat),” kata Anendha, Minggu (06/12/2020).

Kondisi tersebut terjadi mulai tanggal 5 sampai dengan tanggal 7 Desember 2020 besok. Sejumlah daerah memiliki potensi hujan deras yang berbeda-beda. Di Gunungkidul sendiri wilayah bagian timur dan utara menjadi daerah yang berpotensi intensitas hujannya meningkat drastis dalam tiga hari ini.

“Bisa meluas ke wilayah lain baik selatan, tengah ataupun barat,” imbuh dia.

Untuk itu pihaknya menghimbau masyarakat untuk lebih waspada dan hati-hati dalam menyikapi perubahan cuaca. Pasalnya intensitas hujan lebat bisa saja berpotensi bencana alam seperti banjir, tanah longsor, puting beliung, pohon tumbang, dan lain sebagai nya.

“Masyarakat kami himbau untuk lebih mengenal lingkungannya dan hati-hati dalam beraktivitas saat hujan lebat,” tambah Anendha.

Selain hujan deras, BMKG juga mempredisksi beberapa hari terakhir terjadi gelombang tinggi di wilayah pantai Gunungkidul dan sekitarnya. Potensi gelombang tinggi berkisar dari 2,5 meter sampai dengan 4 meter.

“Gelombang tinggi mulai dari tanggal 6 sampai tanggal 8 mendatang,” tutupnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler