Uncategorized
Investasi Gunungkidul Terus Menggeliat, Ibarbo Park 2 Jajaki Purwosari
Wonosari,(pidjar.com)–Geliat investasi di Kabupaten Gunungkidul terus menunjukkan perkembangan. Hingga Agustus 2026, nilai realisasi investasi di Bumi Handayani telah mencapai Rp651.835.884.530 atau sekitar Rp651,8 miliar.
Capaian tersebut dihimpun dari data Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) dan Online Single Submission (OSS). Nilainya pun telah mendekati target investasi Kabupaten Gunungkidul tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp858.560.738.846.
Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Gunungkidul, Mohamad Arif Aldian mengatakan, perkembangan investasi di Gunungkidul tidak hanya bertumpu pada satu sektor. Sejumlah bidang mulai dari pariwisata, pendidikan, kesehatan, manufaktur, hingga pertanian dan peternakan turut menunjukkan pertumbuhan.
Salah satu sektor yang masih memiliki daya tarik kuat bagi investor adalah pariwisata. Meningkatnya aktivitas wisata serta pembangunan dan pembenahan infrastruktur yang dilakukan pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten menjadi salah satu faktor yang turut membuka peluang investasi di sektor tersebut.
Terlebih, Gunungkidul memiliki daya tarik tersendiri dari bentang alam dan karakteristiknya.
“Realisasi investasi sampai dengan Agustus 2026 yang mencakup data LKPM dan OSS sebesar Rp651.835.884.530, ” kata Arif.
Di tengah perkembangan tersebut, sejumlah rencana investasi baru juga mulai dijajaki. Salah satu yang tengah dalam masa penjajakan yakni pengembangan Ibarbo Park 2 yang direncanakan hadir di wilayah Kapanewon Purwosari, Gunungkidul bagian barat.
Rencana tersebut telah melalui audiensi dengan Bupati Gunungkidul beserta jajaran. Pemaparan konsep yang ditawarkan juga telah dilakukan, berupa pengembangan wahana edukasi dan pariwisata buatan.
“Saat ini investor masih berada pada tahapan awal berupa audiensi dan konsultasi, termasuk membahas berbagai persyaratan serta tahapan perizinan yang harus ditempuh,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (DPTR) Kabupaten Gunungkidul, Fajar Ridwan mengatakan, lokasi yang dibidik investor untuk dikembangkan adalah di daerah yang berdekatan dengan Kelok 23.
Adapun kebutuhan lahan untuk pengembangan wahana tersebut diperkirakan mencapai sekitar 12 hektare. Lahan itu berasal dari kurang lebih 30 pemilik tanah di kawasan tersebut. Skema pemanfaatan lahan yang direncanakan bukan melalui pembelian atau pembebasan, melainkan dengan sistem sewa.
“Saat ini ssepertinya dalam proses penyelesaian status tanah karena sebagian tanah milik warga yang akan disewa masih berstatus Letter C, sehingga terlebih dahulu dilakukan proses sertifikasi,” jelas Fajar.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih sebelumnya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan iklim investasi yang memberikan kemudahan, transparansi, serta kepastian hukum bagi para investor.
Pemkab juga mendorong calon investor melakukan konsultasi sejak tahap awal dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Di antaranya DPMPTSP, DPUPRKP, DLH, Satpol PP, Dishub, dan DPTR.
Koordinasi tersebut diperlukan agar berbagai aspek investasi dapat dipastikan sejak awal, mulai dari status dan kesesuaian lahan, tata ruang, hingga aspek lingkungan dan kelayakan AMDAL.
“Kemitraan strategis ini juga difokuskan pada pemberdayaan tenaga kerja lokal dan seniman daerah, demi memajukan pariwisata sekaligus menjaga kelestarian budaya Gunungkidul secara berkelanjutan. Semoga dapat segera terealisasi,” terang Bupati Gunungkidul.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
