Connect with us

Pemerintahan

Investor-investor Kakap Curhat Lamanya Urus Izin, Ini Tanggapan Bupati

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pertumbuhan investasi di Kabupaten Gunungkidul dalam beberapa tahun terakhir ini sangat pesat. Sejumlah investor terus melirik bumi handayani untuk membangun usaha. Namun demikian, yang patut menjadi perhatian adalah perihal perizinan dari sejumlah usaha yang bahkan telah beroperasi.

Seperti misalnya pada dunia pariwisata, dari sekian banyak obyek-obyek wisata yang dikelola oleh investor, baru segelintir saja yang telah memiliki izin resmi. Persoalan semacam ini tentunya bukan perkara yang sepele lantaran berkaitan dengan penegakan regulasi maupun pendapatan daerah.

Rabu (10/03/2021) pagi tadi, sejumlah investor menggelar pertemuan dengan Bupati Gunungkidul, Sunaryanta. Dalam pertemuan ini, sejumlah investor menyampaikan keluh kesah mereka dalam pengurusan izin dan terkait dengan kendala yang dihadapi.

Seperti yang disampaikan oleh perwakilan dari PT Girikarta Propertindo Makmur Abadi, Tari. Perusahaan tempatnya bekerja ini memiliki lahan di Pantai Gesing seluas 18 hektare. Namun hingga saat ini, baru sebagian kecil saja lahan milik perusahaannya status tanahnya telah rampung dibalik nama. Masih ada 12 hektare lahan yang hingga sekarang masih belum bisa untuk dilegalkan statusnya.

Berita Lainnya  Gula Terus Langka, Dinas Berharap Pasokan Bisa Segera Kembali Normal

“Kami mengeluhkan terkait dengan tumpang tindihnya tata ruang itu. Kami sudah lakukan beberapa kali konsultasi namun sampai sekarang tidak ada tindak lanjut,” papar Tari.

Di sisi lain, pemilik obyek wisata Heha Sky View dan juga Heha Ocean View, Hani mengeluhkan berkaitan proses perizinan. Hani menceritakan pengalamannya ketika mengurus izin saat membuka obyek wisata Heha Ocean View. Hanya untuk mengurus izin saja, ia membutuhkan waktu hingga 3 tahun. Selain itu, dalam proses perizinan tersebut, ia juga harus mengeluarkan dana hingga 2 miliar berkaitan dengan melengkapi dokumen-dokumen peryaratan yang dibutuhkan.

Hani menyebut, untuk pengurusan izin ini, memang ada banyak sekali dokumen yang harus ia lengkapi. Selain itu, ia juga terkendala kurang sinkronnya antara instansi satu dengan instansi yang lainnya.

Berita Lainnya  Pemanfaatan Shelter Wanagama, Pemkab Ajukan Permohonan Bantuan Tenaga Medis ke Pemda DIY

Menanggapi keluhan para investor kakap ini, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, dirinya bersama dengan OPD terkait akan berusaha memecahkan permasalahan yang selama ini dikeluhkan. Walau begitu, Bupati anyar Gunungkidul ini juga mengingatkan bahwa perizinan menjadi sebuah hal yang wajib untuk diselesaikan dan dimiliki oleh para investor untuk membangun usaha dan beroperasi di Gunungkidul. Adapun dokumen-dokumen yang dimaksud adalah berkaitan dengan tata ruang, dokumen lingkungan, dan bangunan.

“Mereka (investor) maunya cepat. Tapi tidak semudah itu karena semua ada mekanismenya. Makanya semua saya pertemukan agar ada titik temu, semua akan memahami,” kata Sunaryanta.

Berdasarkan pencermatan yang dilakukan, selama ini kendala yang dihadapi oleh investor adalah aturan tata ruang. Untuk itu Bupati sudah melakukan koordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional maupun Kementerian terkait untuk mencari solusi yang tepat.

Berita Lainnya  Menggali dan Memperkenalkan Potensi Desa Melalui Pembuatan Film Dokumenter

“Kembali saya tegaskan, saya tidak akan menutup usaha-usaha yang sudah berdiri di Gunungkidul. Dengan catatan pemilik modal segera melakukan pengurusan perizinan,” imbuh dia.

Sementara itu, Kepala DPMPT Gunungkidul, Irawan Jatmiko menambahkan, berkaitan dengan perizinan dan lainnya, dirinya sudah mengusulkan untuk pembentukan tim percepatan investasi. Di mana tim ini nantinya yang akan menangani dan menjadi layanan konsultasi perizinan yang bisa dimanfaatkan oleh investor-investor yang hendak mengurus izin.

“Tim ini terdiri dari OPD yang terkait seperti misalnya ada DPMPT, DPUPRKP, DLH, Tata Ruang dan lainnya. Nanti ini yang akan melakukan percepatan perizinan dan investasi di Gunungkidul,” ujar Irawan.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata11 jam yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Berita Terpopuler