Connect with us

Pemerintahan

Pembangunan Rest Area Bedoyo, Pemerintah Kalurahan Dilaporkan ke Kejaksaan

Diterbitkan

pada

Ponjong,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pembangunan rest area di Kalurahan Bedoyo pada tahun 2016 silam ternyata menimbulkan polemik tersendiri di kalangan masyarakat. Meski tahap pertama sudah terselesaikan dan bahkan saat ini telah beroperasi, proyek pembangunan yang menggunakan dana desa tersebut saat ini kembali muncul di permukaan. Sejumlah warga mempermasalahkan dugaan adanya penyelewengan anggaran dalam proyek ini.

Kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, salah seorang warga Kalurahan Bedoyo yang enggan disebutkan namanya mengatakan, pihaknya menemukan adanya banyak dugaan penyimpangan dalam pembangunan rest area Bedoyo. Saat itu, pemerintah kalurahan menganggarkan sekitar 600 juta untuk pembangunan. Namun, kemudian dalam perjalanan prosesnya, mendapatkan bantuan dari pihak ketiga.

Bantuan tersebut meliputi alat berat yang digunakan untuk pengurukan dan perataan tanah bakal rest area, serta berupa urug. Namun demikian, disinyalir bantuan itu kemudian tidak diterakan sebagai bantuan atau sumbangan dari pihak lain, melainkan tetap dimasukkan dalam pembiayaan menggunakan anggaran dana desa. Hal inilah yang kemudian dipermasalahkan warga. Bantuan ini menurutnya disinyalir bernilai cukup besar.

Berita Lainnya  Pembangunan Hampir Rampung, Gunungkidul Segera Miliki Gedung Perpustakaan Canggih

“Ada dugaan bahwa pemerintah desa tidak transparan dalam program pembangunan tersebut. Jadi alat berat itu adalah bantuan dari salah satu perusahaan kemudian batu urug juga diberi oleh perusahaan-perusahaan tambang yang beroperasi di sini juga,” kata dia.

Dugaan itu semakin kuat manakala perwakilan warga datang ke Kalurahan dan berusaha untuk menanyakan LPJ dan rincian APBDes terkait pembangunan rest area. Akan tetapi, dari pemerintah kalurahan sampai sekarang tidak pernah memberikan dokumen itu.

“Atas dugaan ini, bahkan juga sampai kami laporkan ke Kejaksaan Negeri Gunungkidul,” imbuhnya.

Pihaknya datang ke Kejaksaan Negeri Gunungkidul pada medio 11 Februari 2021 silam. Ia juga telah 2 kali menghadiri rapat di kantor kalurahan guna mempertanyakan pertanggungjawaban hal itu, namun pihaknya tak mendapatkan jawaban. Langkah lain juga telah diambil adalah dengan melapor ke BPkal, namun hingga saat ini juga tak kunjung mendapatkan jawaban pasti.

Berita Lainnya  Belum Ada Sarana dan Prasarana Khusus, Rusunawa Karangrejek Masih Belum Ramah Difabel

“Dari kejaksaan kemarin bilang akan diperiksa di kantor kalurahan, tapi sampai sekarang saya tidak mendapatkan kabar juga. Kalau dibutuhkan, ada beberapa saksi yang siap kok, dari kalangan warga, juga dari perusahaan yang memberikan sumbangan,” beber dia.

Saat dikonfirmasi, Lurah Bedoyo, Suminto mengungkapkan, Rest Area Bedoyo sendiri digagas oleh pemerintah kalurahan dengan anggaran 606 juta rupiah untuk pembangunan tahap pertama. Direncanakan, rest area ini akan dibangun secara bertahap dan berkelanjutan setiap tahunnya.

Ia mengakui bahwa dalam proses pembangunannya, pemerintah kalurahan mendapatkan banyak bantuan dari sejumlah pihak. Bantuan itu berupa alat berat maupun batu urug.

“Iya memang ada bantuan alat berat dan perataan tanah karena saat itu tanahnya memang bergelombang. Tapi tidak termasuk dalam dana itu, jadi masuk ke sumbangan pihak lain,” kata Lurah.

Dia mengakui terkait dengan rest area itu saat ini belum maksimal. Ke depan pihaknya merencanakan penganggaran kembali untuk pengoptimalan yaitu dibuat layaknya taman terbuka hijau perindang.

Berita Lainnya  Mengenal Hamam Tejotioso, Pembalap Cilik Gunungkidul yang Mulai Ukir Prestasi

“Kalau yang depan (pendopo) itu juga ada program PISEW dari Kapanewon, patung dari TNI,” paparnya.

Disinggung mengenai audit dari inspektorat, ia mengungkapkan saat itu tidak ada temuan dari inspektorat dan tidak ada catatan-catatan khusus. Namun demikian, kita disinggung perihal LPJ, Suminto hanya menjawab singkat.

“Untuk LPJ (Laporan Pertanggungjawaban) ada, tapi jangan lah,” tutup dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Kunjungan Terus Meningkat, Pemkab Naikkan Target PAD Wisata Jadi Rp63,2 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tahun 2026 menjadi...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Berita Terpopuler