Pemerintahan
Jagongan Bersama Pemda DIY, Lurah Ngloro Berharap Kalurahan Dapat Akses Dana Keistimewaan untuk Lestarikan Seni dan Budaya
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kalurahan Ngloro menyampaikan uneg-uneg kepada Biro Tata Pemerintahan Pemda DIY. Salah satunya ialah harapan dimana kalurahan dapat mengakses dana keistimewaan. Sehingga nantinya sektor kebudayaan serta kesenian dapat dengan mudah dikembangkan dan dapat tetap lestari ditengah moderenisasi saat ini.
Sebagai informasi, Kepala Biro Tata Pemerintahan Pemda DIY mengadakan kegiatan Jagongan Kalurahan bersama dengan OPD DIY, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul dan Pamong Kalurahan Ngloro pada Jumat (30/04/2021) kemarin. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menjaring aspirasi masyarakat dan pemerintah kalurahan.
Lurah Ngloro, Heri Yuliyanto mengatakan ada banyak hal di wilayahnya yang belum tergarap dengan maksimal. Misalnya saja seni budaya, pariwisata, bahkan infrastrutur belum semuanya optimal. Maka dari itu pemerintah Kalurahan berharap adanya kebijakan khusus dari Pemda DIY agar potensi ini dapat dimaksimalka.
Ia mengatakan, bahwa banyak lurah yang berharap Kalurahan dapat mengakses Dana Keistimewaan sebagai akses untuk lebih mempermudah dalam mengarap sektor kesenian dan kebudayaan. Dengan demikian, meski jaman semakin modern kedua hal itu diharapkan tetap lestari diberbagai kalangan.
“Prinsip gotong royong dan pemberdayaan melalui Dana Keistimewaan yang kami harapkan. Sebab saat ini nomenklaturnya sudah berubah, harapan kami Kalurahan bisa mengakses anggaran tersebut,” ucap Heri Yuliyanto.

Salah seorang warga Ngloro, Yuli mengatakan dengan adanya pertemuan ini dirnya berharap apa yang disampaikan oleh masyarakat dan Lurah bisa menjadi bahan pertimbangan pemerintah DIY. Sehingga nantinya pemberdayaan benar-benar dirasakan oleh masyarakat untuk lebih maju kembali.
“Harapannya ya semoga Kalurahan bisa mengakses Danais lewat program yang sesuai dengan aturan yang berlaku. Dengan begitu kan nanti ada pemberdayaan dan masyarakat merasakan dampaknya,” ucap Yuli.
Dalan kesempatan ini selain mengutarakan beberapa harapan juha dilakukan penyerahan penghargaan untuk 11 Kepala Keluarga (KK) di Kalurahan Ngloro sebagai peserta graduasi mandiri atau mengundurkan diri dari peserta bantuan pemerintah PKH tanpa adanya paksaan.
Kepala Biro Tata Pemerintahan Pemda DIY, KPH Yudhonegoro mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk penjaringan aspirasi baik terkait dengan penyelenggaraan pemerintahan maupun situasi sosial kemasyarakatan.
“Silaturahmi dan penjaringan aspirasi. Jadi tahu kondisi di daerah itu bagaimana. Kegiatan ini rutin diadakan menyasar Kabupaten dan Kota di DIY,” ucapnya.
Melihat 11 KK di Kalurahan Ngloro mengundurkan diri dari kepesertaan penerimaan bantuan, KPH Yudhonegoro mengapresiasi hal tersebut. Hal itu menjadi contoh bagi warga lain, bahwa yang ekonominya telah membaik memilih untuk mengundurkan diri dari penerimaan bantuan.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized6 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
