fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton

Published

on

Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 157
Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 158 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 159 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 160 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 161 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 162 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 163 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 164 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 165 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 166 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 167 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 168 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 169 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 171 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 172 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 173 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 174

Wonosari,(pidjar.com)–Produktivitas panen selama beberapa tahun terakhir terus mengalami peningkatan. Bahkan petani di Gunungkidul mengalami surplus padi sebanyak 34.352 ton gabah kering giling (GKG) pada tahun 2020 ini.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunung Kidul Bambang Wisnu Broto di Gunung Kidul, mengatakan tahun 2020 ini jumlah panen padi sebanyak 29.771 ton. Jumlah ini jauh lebih banyak dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya 257.419 ton.

“Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya jauh lebih banyak. Dimana tahun ini ada surplus 34.352,” kata Bambang Wisnu Broto, Sabtu (07/11/2020).

Berdasarkan pelaporan dari PPL dan petani, cakupan area panen tahun ini juga meluas jika dibandingkan dengan tahun lalu. Di 2019, luasan panen hanya mencapai 52.367 hektare. Kemudian untuk tahun 2020 seluad 54.949 hektare.

Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 175 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 176 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 170

“Luasan panen ini sudah mencakup untuk padi lahan kering maupun di area persawahan,” katanya.

Bambang mengatakan potensi surplus panen padi sudah terlihat masa tanam pertama dengan jumlah mencapai 239.108 ton. Sementara untuk masa panen kedua dan ketiga juga lebih baik. Bahkan petani yang berada di lahan kering pun juga ada yang dapat memanen padi sebanyak 3 kali.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, terdapat beberapa haktor yang menjadikan Gunungkidul mengalami surplus padi. Mulai dari cuaca yang cukup mendukung kegiatan pertanian, mengingat musim kemarau kemarau tidaklah separah tahun-tahun sebelumnya.

Kemudian juga berkaitan dengan serangan hama yang dapat dikendalikan oleh para petani dengan berbagai upaya yang dilakukan. Untuk tetap memaksimalkan produktivitas pertanian, pemerintah terus memberikan stimulan ke petani.

“Bantuan pupuk, alsintan, benih juga terus didistribusikan ke kelompok tani yang ada di Dusun-dusun,” imbuhnya.

Sebagai contohnya, penyaluran bbenih padi inbrida 100 ton dan benih padi gogo seberat 150 ton. Kemudian juga bantuan benih jagun dan kedelai untuk meningkatkan produktivitas tanaman pangan di Gunungkidul.

Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Gunung Kidul Raharjo Yuwono mengatakan pihaknya akan terus melakukan pendampingan untuk mengurangi risiko kegagalan panen. Salah satunya dengan pelakukan penyuluhan kepada petani tentang pengendalian hama tanaman.

“Pengendalian ini sangat penting untuk mencegah terjadinya kegagalan panen,” katanya.

Menurut dia, untuk lokasi lahan, di Gunung Kidul tidak hanya didominasi oleh padi lahan kering yang mengandalkan sistem tadah hujan. Namun demikikan, juga ada padi lahan basah yang tersebar di sejumlah Kapanewon seperti Karangmojo, Ponjong, Patuk dan Semin.

Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 178 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 179 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 180 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 181 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 182 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 183 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 184 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 185 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 186 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 187 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 188 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 189 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 190 Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton 191

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler