Connect with us

Pemerintahan

Jalur-jalur Wisata Ini Bakal Segera Dibangun Pemerintah

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Selain mempersiapkan dana untuk melakukan penataan kawasan pantai selatan, pemkab Gunungkidul juga mempersiapkan anggaran terkait untuk pembangunan jalan di kawasan wisata. Infrastruktur yang tersedia ini nantinya diharapkan dapat menunjang aktifitas pariwisata yang lebih baik kembali. Beberapa jalur utama menuju kawasan wisata mulai diajukan untuk perbaikan, kendati demikian tidak secara keseluruhan dapat tertangani dengan cepat lantaran memang harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan pemerintah.

Kepala Seksi Pembangunan, Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Pemukiman, Wadiyana mengungkapkan, sesuai dengan visi misi daerah, pembangunan infrastruktur sendiri diprioritaskan pada jalur utama dan jalur-jalur menuju ke kawasan wisata. Hal ini dilakukan selain meningkatkan kualitas infrastruktur yang ada, juga memberikan kemudahan bagi wisatawan maupun masyarakat setempat.

Berita Lainnya  Hasil Lengkap Pilkades di 56 Desa, Sejumlah Petahana Tumbang

“Ada beberapa titik yang menjadi perhatian kami maupun dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,” kata Wadiyana, Senin (24/09/2019).

Adapun kawasan menjadi perhatian pemerintah khususnya Pemkab Gunungkidul yakni tahun ini dan tahun 2020 mendatang akan dilakukan pembangunan kembali jalan Kepek-Ngobaran. Pasalnya di ruas jalur wisata yang berada di Kecamatan Saptosari ini masih membutuhkan pembangunan setelah sebelumnya ada beberapa kilometer yang telah dirampungkan oleh pemerintah.

“Kepek-Ngobaran masih ada sekitar 3 kilometer yang perlu diperluas dan dibangun. Itu menjadi fokus pemerintah kabupaten,” terangnya.

Selain di Kepek hingga Ngobaran, baru-baru ini yang diusulkan oleh masyarakat ke Pemkab yakni jalur menuju Pantai Ngeden atau Ngedan yang terletak di Kecamatan Saptosari. Tak hanya itu, beberapa ruas jalan lainnya pun juga mengusulkan anggaran pembangunan baru ataupun rehab kondisi jalan.

Berita Lainnya  Puncak Arus Mudik Diperkirakan Akhir April, Dinas Susun Target Kunjungan Wisata

Kendati demikian, untuk pembangunan sendiri juga harus mengacu pada sejumlah hal. Pembangunan jalur di kawasan wisata sendiri diharapkan juga membantu perekonomian masyarakat untuk lebih mandiri.

Menurutnya, selain dari pemkab pembangunan ruas jalan di Gunungkidul juga digagas oleh pemerintah DIY maupun pemerintah Pusat. Dari anggaran yang telah ada dan dianggarkan pada 2020 mendatang sejumlah ruas jalan Gunungkidul akan mengalami peningkatan kualitas.

“Misalnya saja pembangunan jalan alternatif di zona utara itu kan juga akan dimulai, sekarang sudah pembebasan lahan. Itu juga salah satu jalur yang menuju kawasan wisata, hanya saja yang menggagas kan dari pemprov DIY,” imbuh Wadiyana.

Sementara itu, Kepala Bidang BinaMarga DPUPRKP, Setyo Koordijanto menambahkan, untuk pembangunan jalan sendiri pihaknya tidak hanya mengandalkan dari APBD melainkan juga dari dana provinsi maupun pemerintah pusat. Diharapkan dengan adanya pembangunan yang terus dilaksanakan, kondisi jalur di Gunungkidul terus mengalami peningkatan yang lebih baik.

Berita Lainnya  Akhirnya Dibebankan APBD Gunungkidul, Beban Gaji P3K Capai 29 Miliar Per Tahun

Sebelumnya, Kabag Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya, Sekretariat Daerah Gunungkidul, Elvita Dewi Wahid mengungkapkan, pembangunan infrastruktur yang memadahi diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Gunungkidul. Pasalnya jika infrastruktur sudah baik, akan memberikan kesan tersendiri bagi pengunjung.

“Kalau jalannya bagus dan luas kan wisatawan ada rasa aman, nyaman dan sebagainya. Jadi kunjungan wisatawan dapat meningkat. Belum lagi masyarakat juga bisa mengambil peluang dengan meningkatkan pendapatan mereka dengan berjualan atau melakukan tindakan ekonomi lainnya,” papar Elvita Dewi Wahid.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Masa Angkutan Lebaran 2025, Penumpang KA Bandara Capai 390 Ribu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2025/03/VID-20250327-WA0011.mp4  Jogja, (pidjar.com) – PT Railink KA Bandara Medan dan Yogyakarta mencatat sebanyak 390.475 ribu masyarakat menggunakan layanan Kereta Api...

bisnis2 minggu yang lalu

Libur Lebaran, Stasiun Yogyakarta Optimalkan Peran Sebagai Stasiun Integrasi Antarmoda

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2025/03/VID-20250327-WA0011.mp4  Jogja,(pidjar.com) – Stasiun Yogyakarta memiliki keunggulan sebagai stasiun integrasi antar moda yang mampu melayani pemudik dan masyarakat untuk berwisata...

bisnis3 minggu yang lalu

Sambut Lebaran 2025, KAI Bandara Beri Diskon Tiket dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2025/03/VID-20250327-WA0011.mp4  Jogja, (pidjar.com) – Dalam rangka menyambut momen Lebaran 2025, PT Railink KAI Bandara di Medan dan Yogyakarta memberikan diskon...

bisnis3 bulan yang lalu

Libur Panjang Isra Mi’raj dan Imlek, 79 Persen Tiket Terjual di Daop 6 Yogyakarta

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2025/03/VID-20250327-WA0011.mp4  Jogja, (pidjar.com)– PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta mencatatkan penjualan tiket kereta api yang signifikan pada libur...

bisnis3 bulan yang lalu

Demi Lancarnya Perjalanan KA, Pusdalopka Rela Tak Ada Libur

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2025/03/VID-20250327-WA0011.mp4  Jogja, (pidjar.com) – Salah satu elemen penting yang memainkan peran strategis dalam menjaga kelancaran operasional kereta api adalah Pusat...

Berita Terpopuler