Peristiwa
Jelang Hari Raya Natal, Tim Gegana Periksa Gereja Besar di Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Menjelang ibadah perayaan Natal tahun 2021 tim Gegana Polda DIY melakukan strelisasi di sejumlah gereja besar yang berada di wilayah Gunungkidul. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan saat prosesi ibadah yang nantinya akan dilakukan oleh umat Katholik dan Nasrani.
Kamis (24/12/2021) siang ini tim gegana melakukan penyisiran di 5 gereja besar yang ada di Gunungkidul. Yang pertama dilakukan pengecekan di Gereja Santo Petrus Kanisius Wonosari. Penyisiran di sudut-sudut ruangan menggunakan berbagai alat dilakukan oleh petugas. Mulai dari kursi, setiap sudut ruangan dan beberapa ruang dibelakang dilakukan pengecekan.
Kanit 1 Subden 3 Gegana Polda DIY, Iptu Hendro Purnomo mengungkapkan semua ruanga diperiksa oleh petugas. Untuk hasil sementara di Gereja Santo Petrus Kanisius ini tergolong aman dari bahan peledak serta bom, selanjutnya diserahkan ke Polsek untuk pengawasan dan pengamanan selanjutnya pada ibadah perayaan Natal.
“Tidak ada temuan setelah kami lakukan penyisiran ini. Di Gunungkidul sendiri ada 5 gereja besar yang akan kami lakukan penyisiran dan pengecekan,” ucap Iptu Hendro Purnomo.
Selain Gereja Santo Petrus Kanisius juga dilakukan pengecekan di GKJ Wiladeg, GKJ Wonosari, Gereja Santo Yusup Bandung, Gereja Santo Petrus Paulus Kelor. Tim gegana sendiri sudah melakukan pemetaan dimana saja gereja yang nantinya akan ramai kegiatan ibadah natal.
“Tim kami siaga di Mako Brimbob Polda DIY. Adapun pemetaan yang ramai di Gereja Kota Baru, Ganjuran Bantul, dan Banteng Sleman, jika sewaktu-waktu ada hal yang mendesak tentu kami segera meluncur,” paparnya.
Sementara itu, Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengungkapkan petugas kepolisian dibantu dengan personel dari satuan lainnya berkomitmen menjaga kemananan dan kenyamanan umat Nasrani dan Katholik dalam ibadah misa di gereja. Selain di gereja besar, anggota kepolisian akan disebar di gereja kecil di setiap daerah.
“Ini merupakan tugas kami sebagai aparat, makanya kami berkomitmen untuk menjaga keamanan saat beribadah,” ujar Suryanto.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
