Sosial
Jelang Idul Adha, Ribuan Sapi Gunungkidul Telah Dikirim ke Luar Daerah
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Perayaan hari raya Idul Adha merupakan ajang panen raya bagi para peternak. Pada momen ini, hewan ternak khususnya sapi dan kambing laku keras di pasaran. Gunungkidul yang menjadi sentra pengembangan hewan ternak, bersiap untuk menyuplai puluhan ribu hewan ternak baik untuk memenuhi kebutuhan di tingkat lokal maupun luar daerah.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan, jumlah ternak sapi di Gunungkidul berjumlah 150.000 hewan. Jumlah ini merupakan jumlah total baik sapi berusia muda maupun siap sembelih.
Diakui Bambang, dengan jumlah ternak yang melimpah ini, Gunungkidul memang seringkali menjadi tujuan bagi para pedagang dari luar daerah untuk mencari hewan ternak.
"Kita terus melakukan pengawasan, karena tidak memiliki pos pantau, untuk pemantauan kami melakukannya di pasar. Allhamdulilah sampai saat ini belum ditemukan panyakit yang berbahaya," kata Bambang, Rabu (08/08/2018) siang.
Adapun harga sapi berukuran sedang yang siap kurban saat ini sudah menyentuh angka Rp19 juta hingga Rp21 juta. Kisaran harga tersebut nantinya akan sangat bergantung pada ukuran dari sapi tersebut.
“Sudah ada ribuan hewan ternak Gunungkidul yang dibawa ke luar daerah,” beber Bambang.
Untuk memaksimalkan sektor peternakan, pihaknya mendorong petani untuk melaksanakan program hijauan pakan ternak. Di Gunungkidul sendiri ada dua jenis hijauan pakan ternak yang saat ini banyak dikembangkan yakni rumput gajah dan rumput Odot.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian DIY, Sasongko mengatakan, di DIY ada 80.000 sapi yang siap sembelih pada perayaan Idul Adha 2018 ini. Menurut Sasongko, dari jumlah ini, sebagian besar nantinya akan dikirim ke luar daerah. Hal ini lantaran untuk DIY, kebutuhan hewan kurban hanya sejumlah 20.000 ekor saja.
“Sebagian besar sapi berasal dari Gunungkidul yang memang sentra pengembangan sapi putih atau PO,” beber dia.
Terkait hal tersebut, pihaknya akan menerjunkan tim pemantau untuk melakukan pemantauan di sentra penjualan hewan kurban dan juga saat penyembelihan. Harapannya hewan kurban tidak bermasalah dengan kesehatan. Untuk itu, DInas Pertanian akan menggandeng tim dari fakultas kedokteran hewan UGM.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized4 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized4 hari yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
